Penerbangan Singapore Airlines SQ851 akhirnya baru tiba di Bandara Changi setelah sempat dialihkan ke Batam karena hujan deras dan cuaca ekstrem di Singapura. Total keterlambatan pesawat Boeing 787-10 itu mencapai sekitar tiga jam 40 menit, dengan 319 penumpang dan kru ikut terdampak.
Pengalihan tujuan dilakukan karena kondisi di sekitar Changi dinilai tidak aman untuk pendaratan. Saat pesawat mendekati Singapura, pilot melihat situasi udara memburuk dan memutuskan mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam, demi keselamatan penerbangan.
Di dalam pesawat, suasana sempat tidak nyaman karena penerbangan mengalami turbulensi berat sebelum tujuan dialihkan. Salah satu penumpang, Jeremiah, menyebut guncangan yang dirasakan jauh lebih parah dari biasanya ketika pesawat mulai mendekati Singapura.
Keputusan pengalihan itu berkaitan langsung dengan cuaca buruk yang bergerak cepat di wilayah Singapura. Sekitar pukul 17.10, Badan Lingkungan Nasional Singapura mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk wilayah selatan, timur, dan pusat kota.
Hampir bersamaan, otoritas air nasional PUB juga memberi peringatan tentang potensi banjir bandang di beberapa kawasan. Tak lama kemudian, banjir memang dilaporkan terjadi di jalur keluar Kallang-Paya Lebar Expressway menuju Buangkok East Drive.
Pesawat yang semula dijadwalkan tiba di Changi sekitar pukul 17.45 waktu setempat itu akhirnya diarahkan ke Batam. Langkah ini diambil setelah pilot menilai pendaratan di bandara tujuan awal tidak lagi aman dilakukan dalam kondisi cuaca seperti itu.
Setelah mendarat di Bandara Hang Nadim, seluruh penumpang diminta tetap duduk di kursi masing-masing. Awak kabin kemudian melakukan pemeriksaan keselamatan sebelum penerbangan bisa dilanjutkan kembali.
Awalnya, pemeriksaan itu diperkirakan hanya berlangsung sekitar 40 hingga 45 menit. Namun, kenyataannya para penumpang harus menunggu hampir dua setengah jam di dalam pesawat sebelum bisa terbang lagi.
Selama menunggu, kru terus memberikan pembaruan soal kondisi cuaca di Singapura. Penumpang juga mendapat makanan ringan bila diperlukan, sementara pesawat tetap berada di Batam untuk memastikan semua prosedur keamanan terpenuhi.
Penerbangan akhirnya lepas landas lagi dari Batam pada pukul 19.43 waktu setempat. Pesawat kemudian mendarat di Bandara Changi pada pukul 21.24 waktu Singapura.
Singapore Airlines menyampaikan bahwa penumpang yang terdampak telah dibantu untuk penjadwalan ulang penerbangan lanjutan. Maskapai juga menyiapkan akomodasi hotel bila diperlukan bagi penumpang yang tidak bisa langsung melanjutkan perjalanan.
Source: www.suara.com






