Perubahan modem berpotensi menjadi kabar paling penting dari rangkaian bocoran Google Pixel 11. Google disebut akan meninggalkan modem Exynos Samsung dan memakai MediaTek M90, komponen yang dapat memengaruhi konektivitas seluler serta konsumsi daya saat perangkat siaga.
Selain perubahan internal, keluarga Pixel 11 juga diperkirakan mengusung harga awal lebih tinggi dan menghapus kapasitas 128GB. Google dijadwalkan memperkenalkan Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold pada acara Made by Google di New York City pada 12 Agustus, sebelum peluncuran di India sehari kemudian.
1. Harga awal naik, 256GB menjadi kapasitas terendah
Listing Amazon yang sempat muncul lebih awal, seperti dilaporkan Droid Life dan dirangkum Gizmochina, mengindikasikan kenaikan sekitar US$100 untuk setiap model. Kenaikan itu dibarengi perubahan konfigurasi karena Google disebut tidak lagi menyediakan varian penyimpanan 128GB.
Jika informasi tersebut akurat, seluruh model Pixel 11 akan memulai penjualan dari kapasitas 256GB. Strategi itu membuat harga masuk lebih tinggi, tetapi juga memberi ruang penyimpanan lebih besar sejak varian paling dasar.
| Model | Harga awal bocoran |
|---|---|
| Pixel 11 | US$899 |
| Pixel 11 Pro | US$1.099 |
| Pixel 11 Pro XL | US$1.299 |
| Pixel 11 Pro Fold | US$1.899 |
Pixel 11 reguler disebut akan tersedia dalam warna Midnight, Fuchsia atau Hibiscus, Moss atau Pistachio, serta Frost. Untuk model Pro, opsi warna yang beredar mencakup Dune, Light Fog, Midnight, dan Pine.
2. Tensor G6 dan MediaTek M90 menjadi fokus utama
Seluruh lini Pixel 11 diperkirakan menggunakan chip Tensor G6 buatan Google. Namun, kehadiran modem MediaTek M90 justru menjadi bagian yang paling diperhatikan karena generasi Pixel sebelumnya kerap dikaitkan dengan kendala sinyal seluler dan efisiensi daya saat siaga.
Belum ada pengujian resmi yang dapat membuktikan dampak modem baru tersebut. Meski begitu, peralihan dari modem Exynos Samsung dapat menjadi peningkatan praktis apabila koneksi dan daya tahan baterai benar-benar membaik dalam pemakaian harian.
Data bocoran juga memuat kapasitas baterai untuk beberapa model. Pixel 11 reguler disebut membawa baterai 4.985 mAh, sedangkan Pixel 11 Pro XL diperkirakan memakai baterai 5.115 mAh.
Pixel 11 Pro Fold tercantum dengan baterai 4.750 mAh. Angka itu sedikit lebih rendah dibandingkan kapasitas baterai pada generasi Fold sebelumnya.
3. Pixel Glow menggantikan sensor suhu pada model Pro
Desain Pixel 11 diperkirakan masih mempertahankan layar datar dan bilah kamera horizontal yang telah menjadi ciri khas lini ini. Perubahan yang lebih terlihat disebut berada pada model Pro, yang tidak lagi membawa sensor suhu inframerah seperti perangkat sebelumnya.
Posisi fitur tersebut dikabarkan digantikan oleh Pixel Glow, lampu LED melingkar dengan perubahan warna yang terintegrasi di bilah kamera. Materi teaser Google disebut telah mengonfirmasi fungsinya sebagai penanda visual untuk notifikasi dan peringatan ketika ponsel diletakkan menghadap ke bawah.
Dengan Pixel Glow, bilah kamera tidak hanya berfungsi sebagai tempat modul kamera. Fitur ini dapat memberi pembeda visual tanpa mengubah bahasa desain Pixel secara menyeluruh.
4. Pixel 11a ikut membawa Tensor G6 dan modem baru
Bocoran juga mulai mengungkap Pixel 11a, ponsel kelas menengah yang diperkirakan hadir beberapa bulan setelah keluarga flagship. Tipster Mystery Leaks melalui Telegram, sebagaimana dilaporkan 91mobiles, menyebut perangkat berkode Formosan itu memiliki layar 6,3 inci dengan refresh rate 120Hz.
Pixel 11a disebut akan memakai Tensor G6 dan MediaTek M90 yang sama dengan model flagship. Perangkat ini juga diperkirakan membawa baterai 4.870 mAh serta sensor kamera depan baru untuk mendukung panggilan video.
Seluruh informasi mengenai harga, baterai, penyimpanan, dan konfigurasi akhir Pixel 11 masih berstatus bocoran. Kepastian spesifikasinya baru akan tersedia setelah Google menyampaikan pengumuman resminya.
Source: www.gizmochina.com






