Untuk memotret bulan dengan detail kawah yang tetap tajam, telephoto optik masih jauh lebih unggul dibanding zoom digital biasa. Perbedaan utamanya ada pada cara pembesaran, karena lensa optik mampu memperbesar objek secara fisik sebelum diproses oleh kamera.
Dengan dukungan sensor besar, stabilisasi gambar, dan pemrosesan AI, sejumlah HP kelas atas kini sanggup menghasilkan foto bulan yang lebih natural dan lebih sulit pecah. Itulah yang membuat segmen telephoto kembali menjadi perhatian bagi pengguna yang ingin hasil moon shot lebih meyakinkan.
Samsung Galaxy S26 Ultra menjadi salah satu pilihan paling kuat untuk memotret jarak jauh. Ponsel ini memakai lensa telefoto periskop 50 MP dengan bukaan f/2.9, 5x optical zoom, dan 10x optical quality zoom.
Daya tarik utamanya terletak pada fitur 100x Space Zoom yang diperkuat AI generasi terbaru. Saat diarahkan ke bulan, sistem AI dapat mengenali objek dan membantu menonjolkan tekstur kawah agar permukaan bulan terlihat lebih dramatis.
Xiaomi 17 Ultra
Xiaomi 17 Ultra mengambil jalur berbeda lewat continuous optical zoom yang biasanya lebih dekat ke karakter kamera profesional. Ponsel ini membawa kamera telephoto 200 MP dengan rentang optical zoom fisik 75mm hingga 100mm, atau setara pembesaran 3.2x hingga 4.3x.
Kapasitas sensor yang besar memberi keleluasaan saat dilakukan cropping tanpa banyak kehilangan detail. Hasil foto bulan disebut tampil tajam dengan akurasi warna yang baik, sehingga cocok untuk pengguna yang mengejar detail halus.
Oppo Find X9 Ultra
Oppo Find X9 Ultra mengandalkan dua sensor beresolusi tinggi agar kualitas gambar tetap terjaga di berbagai jarak fokus. Konfigurasinya terdiri dari Dual Kamera 200 MP pada lensa utama dan telephoto 3x, ditambah lensa ultra telephoto 50 MP untuk optical zoom 10x.
Ponsel ini juga mampu mencapai 120x digital zoom. Dengan kombinasi sensor besar dan 10x optical zoom, perangkat ini dirancang untuk menangkap objek yang sangat jauh dengan distorsi yang minim.
Vivo X300 Pro
Vivo X300 Pro hadir dengan pendekatan optik yang kuat berkat kerja sama bersama ZEISS. Ponsel ini memakai 200 MP ZEISS APO Telephoto Camera yang mengusung sertifikasi apochromatic untuk koreksi warna yang presisi.
Label APO membantu meminimalkan aberasi kromatik, sementara teknologi periskop dan Optical Image Stabilization mendukung kestabilan saat memotret. Kombinasi ini membuat Vivo X300 Pro unggul dalam kondisi minim cahaya dan ketika menangkap detail bulan.
| Model | Telephoto Utama | Zoom Maksimal | Keunggulan Kunci |
|---|---|---|---|
| Samsung Galaxy S26 Ultra | 50 MP periskop, f/2.9 | 100x Space Zoom | AI generasi terbaru untuk detail kawah |
| Xiaomi 17 Ultra | 200 MP continuous optical zoom | 3.2x hingga 4.3x optical | Kapasitas sensor besar dan warna akurat |
| Oppo Find X9 Ultra | 50 MP ultra telephoto, 200 MP pada lensa utama dan telephoto 3x | 120x digital zoom | Fleksibel di banyak jarak fokus |
| Vivo X300 Pro | 200 MP ZEISS APO Telephoto Camera | Tidak disebutkan | Presisi warna dan stabilisasi OIS |
Keempat HP ini sama-sama kuat di kelas telephoto, tetapi karakter masing-masing berbeda. Samsung menonjol lewat penguatan AI, Xiaomi lewat continuous optical zoom, Oppo lewat kombinasi sensor besar yang fleksibel, sementara Vivo menekankan presisi optik ZEISS dan stabilisasi.
Bagi pemburu foto bulan, pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan utama, apakah mengejar tekstur kawah, fleksibilitas zoom, atau konsistensi warna dalam kondisi cahaya redup. Dengan telephoto modern, hasil moon shot kini bisa dibuat jauh lebih tajam dan lebih meyakinkan dari jarak jauh.
Source: www.suara.com






