Senin pagi sering terasa menekan karena agenda kerja kembali padat setelah akhir pekan. Sejumlah tokoh sukses justru menata waktu sebelum bekerja agar hari tidak dimulai dalam keadaan terburu-buru.
Pola yang mereka jalankan berfokus pada empat hal mendasar, yakni bangun lebih awal, bergerak, sarapan, dan menentukan prioritas kerja. Kebiasaan tersebut memberi ruang untuk menyiapkan energi serta perhatian sebelum tuntutan pekerjaan mengambil alih.
| Kebiasaan | Fokus | Contoh Tokoh |
|---|---|---|
| Bangun pagi | Persiapan tanpa tergesa-gesa | Michelle Obama, Bob Iger |
| Olahraga | Merawat tubuh dan ketenangan | Oprah Winfrey, Anna Wintour |
| Sarapan bergizi | Menjaga energi | Richard Branson |
| Daftar tugas | Menentukan pekerjaan penting | Benjamin Franklin |
1. Bangun Pagi
Waktu bangun lebih awal menjadi salah satu cara untuk membuat pagi tidak semata-mata berisi persiapan menuju tempat kerja. Kebiasaan Senin pagi ini juga memberi kesempatan untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga.
Michelle Obama disebut memilih bangun pagi untuk mengurus dirinya sendiri serta keluarganya. Bob Iger, CEO Disney, memiliki kebiasaan bangun pada pukul 04.30 setiap pagi, termasuk saat akhir pekan.
Kebiasaan tersebut berkaitan dengan pengaturan waktu tidur yang lebih awal agar tidak kesiangan. Dengan demikian, waktu pagi dapat digunakan tanpa tekanan karena terlambat atau kehilangan kesempatan menyelesaikan hal penting.
2. Olahraga
Aktivitas fisik tetap mendapat tempat dalam jadwal sejumlah tokoh meski Senin biasanya membawa banyak pekerjaan. Bentuknya tidak harus sama karena kebutuhan setiap orang dapat berbeda.
Oprah Winfrey memasukkan meditasi ke dalam rutinitas hariannya sebanyak dua kali, masing-masing selama 20 menit. Dalam catatan Lifehack yang dikutip Beautynesia, Oprah menyebut meditasi membuat perasaannya lebih tenang dan bahagia.
Anna Wintour, pemimpin redaksi Vogue, memilih bermain tenis selama satu jam setiap hari. Dua contoh tersebut menunjukkan bahwa kegiatan untuk merawat kondisi diri tetap dapat ditempatkan di tengah jadwal yang padat.
3. Sarapan dengan Makanan Sehat Bergizi
Sarapan berperan sebagai persiapan energi ketika rangkaian pekerjaan mulai berjalan. Menu pagi juga dapat membantu menghindari rasa lapar saat perhatian sudah tertuju pada berbagai agenda.
Richard Branson rutin mengonsumsi buah dan muesli setiap hari. Muesli merupakan campuran oat, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan susu.
Pilihan makanan bergizi dalam rutinitas pagi bukan hanya pelengkap. Asupan tersebut ditempatkan sebagai bagian dari persiapan tubuh menghadapi aktivitas yang semakin padat.
4. Menyiapkan Daftar Tugas
Setelah kebutuhan fisik dan energi disiapkan, pekerjaan dapat ditata melalui daftar tugas. Catatan ini membantu membedakan pekerjaan yang perlu diperiksa atau diselesaikan berdasarkan tingkat urgensinya.
Benjamin Franklin memulai pagi dengan pertanyaan, “Apa yang harus saya lakukan hari ini?” Pertanyaan itu menjadi cara untuk mengarahkan perhatian pada tujuan dan pekerjaan yang perlu dilakukan.
Daftar tugas dapat membuat agenda harian lebih jelas serta mengurangi kemungkinan hal penting terlewat. Bagi banyak orang, langkah sederhana ini membantu Senin dimulai dengan arah yang lebih teratur.
