Riwayat kecelakaan pada mobil bekas sering kali tidak terlihat dari tampilan luar. Karena itu, calon pembeli perlu lebih waspada saat inspeksi agar tidak baru menemukan masalah setelah kendaraan dipakai.
Salah satu gejala yang perlu diperhatikan adalah rasa mobil saat dikendarai. Jika mobil terasa tidak stabil di jalan, kondisi itu bisa menjadi salah satu indikasi kendaraan pernah tertabrak.
Test drive menjadi bagian penting karena dampak tabrakan tidak selalu tampak pada bodi. Dalam beberapa kasus, gangguan justru baru terasa ketika mobil bergerak dan mulai menunjukkan perilaku yang tidak wajar.
Sealer pintu bisa menjadi petunjuk awal
Bagian sealer pada pintu mobil dapat memberi sinyal apakah bodi masih asli buatan pabrik atau sudah pernah diperbaiki. Menurut Sukendi, Inspektur Kendaraan OtoSpector, sealer bisa diperiksa dengan cara sederhana.
Sealer cukup ditekan, lalu perhatikan teksturnya saat disentuh. Jika masih terasa lunak, kondisi itu disebut sebagai ciri sealer asli bawaan APM.
Sebaliknya, bila teksturnya terasa agak keras, ada indikasi mobil pernah mengalami tabrakan. Tanda ini penting karena perubahan pada bagian kecil seperti sealer sering menjadi jejak awal perbaikan bodi.
Pilar, kaca, dan lapisan cat juga perlu dicek
Pemeriksaan sebaiknya tidak berhenti di pintu. Pilar bodi perlu dilihat karena area ini dapat memperlihatkan bekas perbaikan atau jejak kerusakan akibat kecelakaan.
Kaca depan dan kaca belakang juga harus diperiksa untuk memastikan masih orisinil bawaan pabrik. Perubahan pada kaca bisa menjadi petunjuk bahwa mobil pernah mengalami benturan cukup serius.
Selain itu, ketebalan cat dapat membantu mengungkap apakah panel bodi pernah didempul atau dicat ulang. Sukendi menjelaskan, ketebalan cat mobil normal berada di kisaran 5 mm, sedangkan bagian yang sudah didempul bisa mencapai 20 mm.
| Bagian yang Dicek | Tanda yang Perlu Diwaspadai | Makna Kemungkinan |
|---|---|---|
| Sealer pintu | Terasa agak keras saat ditekan | Indikasi pernah mengalami tabrakan |
| Pilar bodi | Ada bekas perbaikan atau jejak kerusakan | Menunjukkan riwayat benturan |
| Kaca depan dan belakang | Tidak lagi orisinil bawaan pabrik | Petunjuk pernah mengalami benturan serius |
| Ketebalan cat | Jauh di atas ukuran normal | Panel kemungkinan pernah didempul atau dicat ulang |
Perbedaan ketebalan cat ini tidak selalu terlihat dengan mata telanjang. Mobil bisa tampak rapi dari luar, tetapi pengukuran cat dapat menunjukkan adanya pekerjaan perbaikan pada panel tertentu.
Jika ditemukan satu atau beberapa panel dengan ukuran yang jauh di atas normal, pembeli patut lebih waspada. Kondisi itu bisa mengarah pada riwayat benturan yang pernah dialami kendaraan.
Jangan hanya terpaku pada tampilan luar
Pemeriksaan mobil bekas idealnya mencakup struktur bodi, keaslian komponen tertentu, ketebalan cat, hingga rasa berkendara. Langkah-langkah sederhana seperti menekan sealer pintu, melihat kondisi pilar, memeriksa keaslian kaca, dan mengukur cat bisa menjadi titik awal yang penting.
Setelah itu, hasil inspeksi perlu dikonfirmasi lewat test drive untuk melihat stabilitas mobil secara langsung. Ketelitian pada titik-titik tersebut membantu calon pembeli menilai kondisi mobil sebelum transaksi dilakukan dan mengurangi risiko kerugian di kemudian hari.
