Hyundai Motors Indonesia akan membawa lima model baru ke GIIAS 2026, dan Ioniq 3 menjadi pusat perhatian utama di antara deretan tersebut. Model ini baru debut untuk pasar Eropa dan kini dibawa ke Indonesia sebagai perkenalan awal, bukan langsung untuk dijual.
Langkah itu memperlihatkan strategi Hyundai untuk memperkuat posisinya di tengah persaingan mobil listrik yang semakin ketat di Indonesia. Kehadiran Ioniq 3 juga menunjukkan respons perusahaan terhadap sambutan positif sebagian penggemar otomotif Tanah Air terhadap model tersebut.
Empat model lain melengkapi lini pameran Hyundai
Selain Ioniq 3, PT Hyundai Motor Indonesia menyiapkan empat model lain untuk meramaikan pameran. Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motor Indonesia, menyebut formasi itu akan mengisi kelas SUV EV, MPV EV, MPV Hybrid, serta EV prototipe tujuh penumpang terbaru.
Secara total, booth Hyundai akan menampilkan 14 unit kendaraan display. Deretan tersebut mencakup lini produk yang sudah dipasarkan di Indonesia, sehingga pengunjung bisa melihat kombinasi model baru dan model yang lebih dulu hadir di pasar.
| Model/Penegasan | Posisi di GIIAS 2026 | Keterangan |
|---|---|---|
| Ioniq 3 | Perkenalan awal | Baru debut untuk pasar Eropa dan belum dijual di Indonesia |
| Empat model lain | Pengisi lini pameran | Mencakup SUV EV, MPV EV, MPV Hybrid, dan EV prototipe tujuh penumpang terbaru |
Ioniq 3 belum punya jadwal peluncuran di Indonesia
Hyundai menegaskan bahwa Ioniq 3 belum memiliki waktu peluncuran pasti di Indonesia. Mobil ini dibawa untuk diperkenalkan kepada publik, sehingga statusnya masih sebatas pengenalan awal di ajang pameran.
Karakter itu sejalan dengan tujuan pengembangannya yang memang diarahkan untuk pasar Eropa. Ioniq 3 didesain di Eropa dan akan diproduksi di fasilitas perakitan Hyundai Motor Turkiye Izmit.
Basis E-GMP tetap dipakai meski dimensinya ringkas
Dari sisi ukuran, Ioniq 3 tergolong lebih mungil dibandingkan anggota lain dalam keluarga Ioniq. Namun model ini tetap menggunakan platform E-GMP atau Electric Global Modular Platform yang menjadi dasar teknisnya.
Hyundai juga membawa bahasa desain baru lewat LED bar horizontal di bagian depan. Elemen itu menjadi identitas visual yang membedakan Ioniq 3 dari model Hyundai lainnya.
Dua pilihan baterai dengan jarak tempuh berbeda
Hyundai Ioniq 3 ditawarkan dengan dua opsi baterai. Varian Standard Range diklaim mampu menempuh 344 kilometer, sedangkan Long Range mencapai 496 kilometer berdasarkan pengujian WLTP.
Dua pilihan itu memberi gambaran bahwa model ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan berbeda, mulai dari pemakaian harian hingga mobilitas yang lebih jauh. Di GIIAS 2026, Ioniq 3 diperkirakan menjadi salah satu magnet utama di booth Hyundai.
