43 Kota Sudah Tertutup 5G Penuh, XLSMART Klaim Jaringan Tanpa Titik Kosong

Author: Redaksi Android62

XLSMART menegaskan posisinya di pasar 5G Indonesia dengan klaim cakupan penuh di 43 kota. Di wilayah yang sudah dijangkau itu, perusahaan menyebut tidak ada area yang tertinggal dari layanan, sehingga 5G yang ditawarkan bukan sekadar hadir di titik tertentu.

Klaim tersebut menjadi pembeda utama di tengah implementasi 5G yang masih terbatas pada lokasi-lokasi tertentu. XLSMART menyebut pendekatan yang dipakai bertumpu pada cakupan menyeluruh, bukan kehadiran simbolis di beberapa area saja.

Director and Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menekankan bahwa jaringan yang dibangun perusahaan memang dirancang untuk hadir secara utuh. Ia menyebut layanan itu sebagai 5G sejati, karena pelanggan bisa merasakan jaringan yang benar-benar tersedia di seluruh kota yang sudah tercakup.

Skala jaringan menjadi dasar klaim

Di balik layanan 5G tersebut, XLSMART mengandalkan fondasi infrastruktur yang besar. Perusahaan menyebut telah memiliki 253.750 base transceiver station atau BTS yang menopang layanan bagi 69,4 juta pelanggan.

Skala itu kemudian diperkuat dengan proses integrasi jaringan pascamerger yang bergerak cepat. XLSMART menyebut sekitar 70 persen site telah terintegrasi hingga akhir 2025, dan capaian ini dianggap penting untuk memperbaiki kualitas jaringan serta memperluas pengalaman layanan digital pelanggan.

Spektrum utuh dan pengalaman pelanggan

Merza juga menyoroti bahwa kekuatan 5G tidak hanya bergantung pada luas wilayah yang terjangkau. Menurutnya, ketersediaan spektrum yang utuh menjadi faktor penting agar kualitas koneksi bisa dirasakan secara konsisten oleh pelanggan.

Karena itu, istilah 5G sejati dipakai untuk membedakan jaringan yang benar-benar hadir penuh dari layanan yang hanya muncul di titik-titik terbatas. Dengan pendekatan tersebut, XLSMART ingin menunjukkan bahwa pengembangan 5G tidak berhenti pada tampilan jaringan semata.

Modal pengakuan industri dan arah pengembangan

XLSMART juga membawa bekal pengakuan dari industri. Tahun lalu, perusahaan memperoleh penghargaan sebagai The Best 5G Network in Indonesia versi Ookla, dan pencapaian itu disebut menjadi dorongan tambahan untuk terus mengembangkan layanan 5G.

Target pengembangan perusahaan pun tidak berhenti pada pencapaian saat ini. XLSMART berharap dapat membangun beberapa jaringan 5G yang lebih luas dan lebih kuat dari sisi pengalaman pengguna dalam beberapa tahun ke depan.

Fondasi bisnis yang makin besar

Merza menyebut jangkauan jaringan XLSMART kini sudah meluas hingga hampir 70 persen dari jaringan XL Axiata dan Smartfren yang berhasil diintegrasikan. Bagi perusahaan, skala integrasi ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat daya saing di tengah persaingan layanan telekomunikasi yang semakin ketat.

Perusahaan menegaskan transformasi bisnis akan terus dijalankan secara disiplin dan berkelanjutan. XLSMART juga menyatakan akan terus memperkuat jaringan, meningkatkan efisiensi operasional, serta menghadirkan layanan telekomunikasi dan digital yang relevan bagi pelanggan, dunia usaha, dan masyarakat.

Dalam strategi itu, 5G diposisikan sebagai bagian dari upaya yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas layanan. Bagi XLSMART, jaringan generasi kelima bukan hanya fitur tambahan, melainkan salah satu penggerak utama pengalaman digital pelanggan di lebih banyak kota.

Source: www.idntimes.com
Berita Terbaru