46 Transfer Rp250 Juta untuk Rumah Cilandak, Biaya Renovasi Ruben Tembus Rp11,1 Miliar

Author: Redaksi Android62

Biaya renovasi rumah Ruben Onsu di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, disebut mencapai Rp11,1 miliar untuk pembayaran kepada kontraktor. Nilai itu berasal dari 46 kali transfer senilai Rp250 juta yang disebut dilakukan Ruben kepada ayah Sarwendah.

Angka tersebut melampaui fasilitas pinjaman bank senilai Rp10,1 miliar yang terkait dengan rumah itu. Perbedaan nilai renovasi dan pinjaman menjadi salah satu bagian penting dalam polemik aset serta kredit rumah Cilandak.

Rincian Dana Renovasi Rumah Cilandak

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menyampaikan bahwa pembayaran proyek dilakukan secara rutin ke rekening ayah Sarwendah yang bertindak sebagai kontraktor. Menurutnya, Ruben tetap menjadi pihak yang membiayai pembangunan meski pelaksana proyek berasal dari keluarga Sarwendah.

Komponen Nilai Keterangan
Pembayaran kontraktor Rp11,1 miliar 46 kali transfer masing-masing Rp250 juta
Fasilitas pinjaman bank Rp10,1 miliar Diperoleh dengan sertifikat rumah sebagai jaminan

Minola menjelaskan rumah tersebut sebelumnya dibeli Ruben secara lunas. Sertifikat rumah kemudian dijaminkan untuk memperoleh fasilitas pinjaman bank yang disebut digunakan bagi renovasi besar-besaran.

“Meskipun kontraktornya adalah keluarga Sarwendah, yang membayar tetap Ruben. Ruben rutin mentransfer uang ke rekening ayah Sarwendah sebesar Rp250 juta sebanyak 46 kali transfer,” ujar Minola, seperti dikutip Liputan6.

Peran Ruben dalam Proyek Berubah

Pada awal renovasi, Ruben disebut terlibat dalam pembicaraan dengan kontraktor. Keterlibatan itu kemudian berkurang seiring aktivitasnya di dunia hiburan yang padat.

Komunikasi pembangunan selanjutnya lebih banyak berlangsung antara Sarwendah dan kontraktor. Ayah Sarwendah diketahui menjadi pihak yang mengerjakan proyek renovasi rumah tersebut.

Minola mengatakan Ruben semula ikut berbicara dengan kontraktor mengenai pekerjaan yang akan dilakukan. Namun, Sarwendah kemudian lebih banyak menjalankan komunikasi proyek ketika keterlibatan Ruben berkurang.

“Awalnya Ruben dilibatkan saat bicara dengan kontraktor. Namun lama-kelamaan, mungkin karena kesibukannya, Ruben tidak dilibatkan lagi dan Sarwendah yang berjalan sendiri dengan kontraktor,” kata Minola.

Nilai Renovasi dalam Polemik Aset

Keterangan mengenai aliran dana renovasi menjadi relevan karena rumah Cilandak itu berada dalam perhatian publik. Pembahasan mencakup status aset, pembayaran cicilan kredit, hingga kabar kemungkinan pelelangan.

Pihak Ruben menempatkan pembayaran kepada kontraktor sebagai penanda bahwa biaya pembangunan ditanggung oleh Ruben. Minola menilai nilai Rp11,1 miliar tersebut memperlihatkan besarnya dana yang telah dikeluarkan untuk rumah itu.

Di sisi lain, fasilitas pinjaman bank yang disebut bernilai Rp10,1 miliar menjadi bagian dari konteks pembiayaan renovasi. Sumber dana renovasi disebut tidak hanya berkaitan dengan pinjaman tersebut karena pembayaran kontraktor nilainya lebih tinggi.

Belum Ada Pemberitahuan Pelelangan

Di tengah kabar mengenai kondisi cicilan kredit, Minola menegaskan pihak Ruben belum menerima pemberitahuan resmi dari bank mengenai pelelangan rumah. Karena itu, informasi tentang pelelangan belum disertai konfirmasi resmi yang diterima pihak Ruben.

Persoalan rumah Cilandak kini mencakup dua hal utama, yaitu status kredit dan dana renovasi dalam jumlah besar. Keterangan Minola menyoroti 46 transfer kepada kontraktor sebagai bagian dari penjelasan mengenai pembiayaan rumah tersebut.

Source: www.liputan6.com
Berita Terbaru