Perawatan kulit dari luar tidak selalu cukup untuk menghadapi penurunan produksi kolagen yang terjadi seiring pertambahan usia. Asupan vitamin C, zinc, antioksidan, vitamin E, dan omega-3 dapat melengkapi upaya menjaga kondisi kulit dari dalam.
Pola makan vegetarian tetap dapat menyediakan nutrisi yang mendukung kemampuan tubuh membentuk kolagen secara alami. Pilihannya mencakup bahan yang mudah dijumpai, mulai dari tomat hingga buah beri.
Kolagen dikenal sebagai protein yang umumnya berasal dari hewan, tetapi pembentukannya di dalam tubuh memerlukan sejumlah zat gizi pendukung. Nutrisi tersebut juga berperan dalam perlindungan terhadap kolagen dan elastisitas kulit.
Beautynesia, yang mengutip Times of India, merangkum lima bahan pangan nabati yang dapat dimasukkan ke menu sehari-hari. Masing-masing memiliki kandungan utama dan peran berbeda untuk kesehatan kulit.
| Makanan | Nutrisi Utama | Peran untuk Kulit |
|---|---|---|
| Tomat | Likopen | Membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari |
| Kacang dan biji-bijian | Vitamin E, zinc, omega-3 | Mendukung perlindungan kolagen dan elastisitas |
| Buah dan sayur kaya vitamin C | Vitamin C | Mendukung pembentukan kolagen |
| Sayuran berdaun hijau | Vitamin A, vitamin C, klorofil | Mendukung produksi kolagen dan kesehatan kulit |
| Buah beri | Antioksidan dan vitamin C | Mendukung produksi serta perlindungan kolagen |
1. Tomat
Tomat mengandung likopen yang dikaitkan dengan tampilan kulit lebih halus dan kencang. Senyawa ini juga disebut membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.
Bahan ini dapat dikonsumsi mentah atau diolah menjadi salad, sup, dan kari. Tomat juga mudah dimasukkan ke berbagai masakan harian tanpa mengubah pola makan secara besar-besaran.
2. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian menyediakan vitamin E, zinc, serta asam lemak omega-3. Kombinasi tersebut disebut membantu melindungi kolagen sekaligus mendukung elastisitas kulit.
Kelompok pangan ini juga dikaitkan dengan kesehatan kulit kepala dan pertumbuhan rambut. Almond dapat direndam semalaman untuk menu sarapan, sedangkan biji rami dapat ditambahkan ke hidangan pagi.
3. Buah dan Sayuran Kaya Vitamin C
Vitamin C menjadi nutrisi penting dalam proses pembentukan kolagen kulit. Jeruk, lemon, paprika merah, paprika kuning, dan brokoli termasuk pilihan nabati yang disebut dapat mendukung proses tersebut.
Selain itu, vitamin C berperan melawan radikal bebas yang dapat merusak protein kolagen. Kandungan ini juga dikaitkan dengan tampilan kulit yang lebih cerah secara alami.
4. Sayuran Berdaun Hijau
Bayam, sawi hijau, dan selada mengandung vitamin A, vitamin C, serta klorofil. Zat-zat tersebut diyakini dapat mendukung produksi kolagen dan menjaga kesehatan kulit.
Sayuran hijau dapat diolah menjadi salad, jus, maupun pelengkap makanan utama. Konsumsi setidaknya satu porsi setiap hari disebut dapat mendukung perubahan pada kondisi kesehatan kulit.
5. Buah Beri
Buah beri mengandung antioksidan dan vitamin C yang membantu produksi sekaligus perlindungan kolagen. Kandungan tersebut juga disebut dapat membantu memperlambat tanda penuaan, memperbaiki tekstur kulit, dan melawan peradangan.
Buah beri dapat dinikmati sebagai camilan atau dicampurkan ke dalam smoothie dan makanan penutup. Memadukan kelima kelompok pangan ini dapat menjadi pelengkap perawatan kulit tanpa menggantikan fungsi kolagen di dalam tubuh.
