55 Butir Pengumpul Puntung Kini Menjaring Kota-Kota Besar, #PuntungBeruntung Dorong Kebiasaan Baru di Ruang Publik

Author: Redaksi Android62

Titik pengumpulan puntung rokok bekas kini makin mudah dijangkau publik. Sebanyak 55 unit butt collector telah ditempatkan di 34 titik di Jabodetabek, Kota Bandung, Kota Semarang, dan Kabupaten Kudus untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam gerakan #PuntungBeruntung.

Keberadaan titik-titik baru ini membuat aktivitas membuang puntung tidak lagi sekadar urusan kebersihan, tetapi juga bagian dari upaya mengubah limbah pascakonsumsi menjadi material yang bisa dimanfaatkan kembali. Melalui kolaborasi Nojorono dan KICKYOURBUTT, puntung rokok diarahkan masuk ke jalur pengumpulan yang lebih terukur sebelum diolah menjadi produk kreatif bernilai guna.

Wadah khusus untuk kebiasaan baru di ruang publik

KICKYOURBUTT menempatkan butt collector sebagai elemen penting karena wadah khusus untuk puntung rokok masih jarang tersedia di ruang publik. Arya Adhi Nugraha, Project Manager KICKYOURBUTT, menilai kehadiran wadah ini bisa membantu masyarakat berkontribusi langsung sekaligus membangun kesadaran baru tentang tanggung jawab terhadap limbah setelah konsumsi.

Desain butt collector dibuat dengan warna menarik dan tampilan yang mudah dikenali. Pendekatan visual itu dipilih agar publik merasa lebih dekat dan terdorong untuk ikut menggunakan fasilitas yang sudah disediakan.

Gerakan yang lahir dari kesadaran pascakonsumsi

PuntungBeruntung mulai digerakkan Nojorono sejak 2023 sebagai respons atas konsekuensi dari produk yang telah selesai digunakan. Pendekatan yang dipilih berangkat dari langkah sederhana, yaitu mengubah puntung menjadi material yang bisa masuk ke proses kreasi ulang.

Fokus gerakan ini tidak hanya menyediakan tempat buang, tetapi juga membangun kebiasaan baru di ruang publik. Sasaran utamanya adalah mendorong masyarakat lebih bertanggung jawab terhadap limbah produk yang digunakan dan ikut terlibat dalam pengumpulan agar dapat diolah menjadi sesuatu yang lebih berguna.

Eliza Susanto, Head of Corporate Communications PT Nojorono Tobacco International, menyebut penambahan titik pengumpulan juga memiliki tujuan edukatif. Ia menegaskan bahwa pendekatan kreatif ini diharapkan mampu mengubah pola perilaku lewat tindakan sederhana yang memberi dampak positif besar.

Capaian pengumpulan terus bertambah

Sejak 2025, kolaborasi Nojorono dan KICKYOURBUTT telah mengumpulkan lebih dari 66 kilogram pascakonsumsi. Material tersebut kemudian diolah menjadi ratusan produk kreatif, memperlihatkan bahwa puntung bekas dapat masuk ke rantai pemanfaatan yang lebih bernilai.

Capaian itu menunjukkan bahwa gerakan ini tidak berhenti di tahap pengumpulan saja. Proses lanjutan menuju pengolahan menjadi bagian penting dari inisiatif ini, sehingga kontribusi kecil dari masyarakat dapat berujung pada hasil yang lebih luas.

Sebaran titik yang bisa didatangi masyarakat

Saat ini, butt collector tersedia di sejumlah lokasi strategis agar lebih mudah diakses masyarakat. Titik terbaru dapat ditemukan di Kopimana, Jakarta Selatan; Rumah Kopi Iro, Cirendeu; Brookland Coffee, Jakarta Selatan; Emily Listening Space, Depok; dan Kozi Coffee, Bandung.

Dengan sebaran itu, gerakan #PuntungBeruntung memperluas ruang partisipasi publik di sudut-sudut kota yang dekat dengan aktivitas harian. Informasi mengenai titik butt collector dan perkembangan gerakan ini dapat dilihat melalui Instagram @puntungberuntung.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru