Pemerintah masih menargetkan pembangunan 1.300 Kampung Nelayan Merah Putih dapat terealisasi hingga akhir 2026. Di saat yang sama, 5.476 posisi disiapkan lewat rekrutmen nasional untuk mendukung operasional program di lapangan.
Di tengah target besar itu, 65 lokasi tahap I sudah lebih dulu tuntas sepenuhnya. Kementerian Kelautan dan Perikanan memastikan seluruh pekerjaan konstruksi di titik tersebut telah selesai, dengan progres mencapai 100 persen pada akhir April 2026.
Setelah pekerjaan fisik rampung, perhatian pemerintah kini bergeser ke tahap operasionalisasi. Agar fasilitas yang sudah dibangun tidak berhenti sebagai infrastruktur semata, KKP menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 20 Tahun 2026 tentang pembentukan satuan tugas operasionalisasi KNMP.
Satgas tersebut disiapkan untuk mengawal kesiapan fasilitas di lapangan. Tujuannya jelas, yaitu memastikan seluruh sarana yang tersedia dapat langsung berfungsi optimal saat mulai dimanfaatkan masyarakat pesisir.
Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan KNMP Tahap I dan II, Trian Yunanda, menyebut capaian 65 lokasi itu menandai berakhirnya fase fisik. Menurut dia, kondisi tersebut membuka jalan bagi pemanfaatan fasilitas oleh warga pesisir yang menjadi sasaran utama program.
Meski 65 titik sudah selesai, pemerintah tidak mengubah arah program menjadi lebih kecil. KNMP tetap diposisikan sebagai bagian dari dorongan swasembada pangan, penguatan ekonomi biru, dan pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat pesisir.
Untuk menopang pengelolaan di lapangan, kebutuhan tenaga kerja juga sudah disiapkan. Posisi yang dibuka mencakup manajer operasional, kepala produksi, penjamin mutu, hingga administrasi keuangan, sehingga pelaksanaan program bisa berjalan lebih tertib dan berkelanjutan.
Di sisi lain, penyelesaian pembangunan tidak selalu mulus. Trian mengatakan sejumlah lokasi sempat terkendala oleh letak yang terpencil, persoalan lahan, serta cuaca ekstrem yang terjadi hingga awal 2026.
Karena itu, KKP menyiapkan pemantauan ketat untuk tahap berikutnya. Pengawasan tersebut akan diarahkan pada penyelesaian KNMP tahap II di 35 lokasi lainnya, sambil memastikan 65 lokasi yang sudah rampung benar-benar siap digunakan oleh masyarakat pesisir.
Source: www.beritasatu.com