Xiaomi membuka program penggantian baterai dengan potongan biaya 20 persen untuk 67 model perangkat di China. Layanan ini menjadi sorotan karena menyasar banyak seri sekaligus, mulai dari lini yang masih relatif baru sampai perangkat yang sudah lama dipakai sehari-hari.
Dengan biaya penggantian yang dimulai dari 47,2 yuan, pengguna mendapat opsi perawatan yang jauh lebih ringan dibandingkan membeli ponsel baru. Program ini juga hanya berlaku sampai 7 Mei, sehingga pengguna yang ingin memanfaatkannya perlu memperhatikan masa layanan tersebut.
Daftar perangkat yang masuk program ini cukup luas dan tidak terbatas pada kelas tertentu. Xiaomi memasukkan Xiaomi 10 Pro, seri Xiaomi 11, 12, 13, 14, dan juga seri Xiaomi 15 yang baru dirilis.
Cakupan tersebut juga meluas ke lini Mix. Di dalamnya ada Mix 4, model Mix Fold, serta Mix Flip yang ikut memperoleh kesempatan penggantian baterai dengan tarif lebih rendah.
Dari keluarga Redmi, jangkauannya bahkan lebih besar lagi. Program ini mencakup seri Redmi Note 10, 11, 12, 13, dan 14, lalu seri Redmi K40, K50, K60, dan K70, bersama seri Redmi Turbo.
Xiaomi juga memasukkan model dari lini nomor Redmi yang lebih luas ke dalam daftar. Salah satu yang disebut adalah Redmi 14C, yang menunjukkan bahwa program ini tidak hanya menyasar perangkat kelas atas atau model flagship.
Langkah ini muncul di tengah kondisi baterai ponsel yang memang akan menurun performanya seiring pemakaian. Setelah melewati ratusan siklus pengisian, kapasitas simpan daya akan berkurang dan hal itu dinilai sebagai kondisi yang normal.
Xiaomi menjelaskan bahwa penurunan daya tahan seperti itu merupakan perilaku wajar pada baterai. Selama perangkat masih cukup untuk kebutuhan harian, pengguna tidak perlu terlalu cemas terhadap penurunan tersebut.
Namun, saat baterai sudah tidak lagi kuat mendukung rutinitas penggunaan, penggantian menjadi solusi yang masuk akal. Cara ini dapat memperpanjang usia pakai ponsel tanpa harus langsung mengeluarkan biaya besar untuk membeli perangkat baru.
Bagi banyak orang, baterai memang sering menjadi alasan utama untuk mempertimbangkan upgrade. Jika komponen lain masih berfungsi baik, mengganti baterai biasanya jauh lebih praktis daripada mengganti seluruh perangkat.
Xiaomi sendiri diketahui rutin menggelar service week sepanjang tahun di China. Program layanan seperti ini menjadi salah satu inisiatif yang diminati karena memberi akses perawatan resmi dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain promo penggantian baterai, Xiaomi juga memberi penjelasan soal kesehatan baterai secara umum. Perusahaan membedakan degradasi normal dan degradasi tidak normal yang dapat dipicu oleh faktor tertentu.
Degradasi yang tidak normal, menurut Xiaomi, bisa terjadi akibat benturan fisik, suhu ekstrem, atau kebiasaan pengisian daya yang buruk. Karena itu, kondisi seperti ini sebaiknya ditangani lebih cepat agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Untuk membantu menjaga umur baterai, Xiaomi menyarankan pengguna menghindari suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin. Perusahaan juga mendorong kebiasaan pengisian daya yang tetap berada dalam pola standar.
Bagi pengguna di China yang memakai salah satu dari 67 model tersebut, periode hingga 7 Mei menjadi kesempatan untuk memanfaatkan layanan ini. Dengan harga mulai 47,2 yuan setelah diskon 20 persen, penggantian baterai resmi kini menjadi opsi yang lebih mudah dijangkau untuk menjaga ponsel tetap layak digunakan.
Source: www.gizmochina.com