Pesta pernikahan Dua Lipa dan Callum Turner di Palermo, Sisilia, langsung mencuri perhatian karena dirancang sebagai pengalaman yang utuh, bukan sekadar upacara. Selama tiga hari, rangkaian acaranya memadukan kemewahan klasik, sentuhan personal, dan suasana yang terasa sangat terkurasi.
Melansir Vogue dan disorot oleh www.beautynesia.id, sejumlah detail dari pernikahan itu dinilai paling berpotensi ditiru calon pengantin pada 2026. Dari souvenir yang dipersonalisasi hingga pesta santai di tepi kolam renang, konsepnya memberi gambaran baru tentang pernikahan modern.
1. Souvenir tamu dibuat sangat personal
Personalisasi menjadi salah satu ciri paling menonjol dalam pesta ini. Dua Lipa dan Callum Turner menyiapkan kipas bordir untuk para tamu dengan inisial pasangan, tanggal pernikahan, dan kutipan “Stay mad with me forever”.
Sentuhan yang sama juga diterapkan pada serbet makan, sehingga identitas visual acara terasa konsisten dari awal hingga akhir. Souvenir seperti ini tidak hanya berfungsi sebagai kenang-kenangan, tetapi juga menjadi bagian dari dekorasi.
2. Kursi tamu tampil sederhana, tetapi tetap mewah
Pita kembali hadir dalam tren pernikahan, namun dengan pendekatan yang lebih halus. Pada upacara itu, setiap kursi tamu dihiasi pita sutra warna gading dengan simpul besar dan ujung menjuntai panjang.
Hasilnya adalah tampilan yang bersih, minimalis, dan tetap terasa mahal. Elemen sederhana ini cocok untuk pernikahan luar ruang yang mengandalkan material berkualitas dan estetika yang rapi.
3. Area foto menyatu dengan tema utama acara
Photo booth tidak diperlakukan sebagai sudut tambahan, melainkan bagian dari dekorasi utama. Area itu memakai tirai linen bordir dengan nama pasangan dan potongan renda bermotif klasik.
Nuansa vintage membuat area foto terasa selaras dengan keseluruhan pesta yang elegan. Tamu juga bisa membawa pulang hasil cetaknya, sehingga pengalaman di dalam acara ikut berubah menjadi kenang-kenangan pribadi.
| Elemen | Detail Utama | Kesan yang Dibangun |
|---|---|---|
| Souvenir tamu | Kipas bordir, inisial pasangan, tanggal pernikahan, kutipan romantis | Personal dan berkesan |
| Dekor kursi | Pita sutra gading, simpul besar, ujung panjang | Minimalis dan mewah |
| Area foto | Tirai linen bordir, renda klasik, hasil cetak untuk tamu | Vintage dan fungsional |
| Penerangan | Lilin berbagai ukuran, tapered candles, botol anggur sebagai wadah | Intim dan romantis |
4. Pencahayaan memperkuat suasana makan malam
Penerangan menjadi unsur penting, terutama di Villa Valguarnera, bangunan bersejarah abad ke-18 di Palermo yang dipakai sebagai venue resepsi. Deretan lilin dengan berbagai ukuran membuat suasana makan malam terasa hangat dan intim.
Tapered candles dipadukan dengan perlengkapan makan bernuansa perak, menghasilkan atmosfer mewah tanpa terasa kaku. Pada welcome party, lilin bahkan ditempatkan di dalam botol anggur untuk memperkuat kesan romantis di meja tamu.
5. Nuansa film klasik terasa kuat di pesta penyambutan
Pesta penyambutan tamu di Piazza Croce dei Vespri dibuat dengan nuansa retro yang sangat kuat. Area itu diisi lampu gantung, mobil klasik seperti Fiat 128 dan Alfa Romeo Giulietta, cermin antik, poster film lawas, serta rak buku.
Mobil-mobil klasik tersebut bahkan dimanfaatkan sebagai food truck dadakan yang memajang tomat, ceri, zucchini, dan kacang fava. Semua detail itu membuat suasana pesta terasa seperti adegan dari film klasik Italia.
6. Kembang api menjadi penutup yang mudah diingat
Setelah rangkaian acara berlangsung hingga larut malam, para tamu mendapat kejutan berupa pertunjukan kembang api. Menurut laporan warga sekitar, pertunjukan itu dimulai sekitar pukul 23.30 waktu setempat dan berlangsung sekitar 10 menit.
Walau bukan konsep baru, kembang api tetap efektif memberi kesan akhir yang kuat. Jika disesuaikan dengan lokasi dan anggaran, elemen seperti ini bisa menjadi momen yang paling diingat tamu.
7. Pool party santai mengakhiri rangkaian perayaan
Perayaan tidak berhenti setelah resepsi selesai. Pada hari Minggu sore, pasangan ini menutup pesta dengan pool party santai yang membuat suasana berubah jauh lebih rileks.
Dua Lipa tampil mengenakan gaun putih transparan dari Chloé yang dipadukan dengan tas berbentuk angsa. Konsep seperti ini kian populer untuk destination wedding karena memberi tamu waktu tambahan untuk bersosialisasi tanpa suasana formal.
Yang membuat pernikahan ini menonjol adalah cara setiap detail saling terhubung, bukan sekadar mewah secara visual. Dari souvenir hingga pesta penutup, semuanya membentuk pengalaman yang lengkap dan mudah dibayangkan sebagai inspirasi pernikahan masa kini.







