Techno Pova 7 4G menawarkan baterai 7.000 mAh, kapasitas terbesar dalam daftar ponsel Rp 2 jutaan untuk pengemudi ojek online. Kapasitas tersebut dipadukan pengisian cepat 45 watt dan bypass charging untuk menopang penggunaan panjang di jalan.
Kebutuhan pengemudi tidak hanya bergantung pada baterai besar karena aplikasi order, peta, dan komunikasi kerap berjalan bersamaan. Layar terang, sensor kompas, gyroscope hardware, serta perlindungan dari debu dan gerimis juga menjadi pertimbangan sebelum membeli.
Ringkasan Pilihan HP untuk Ojol
| Model | Harga Mulai | Baterai | Keunggulan |
|---|---|---|---|
| Moto G45 5G | Rp 1,9 jutaan | 5.000 mAh | RAM 8 GB dan 5G |
| Samsung Galaxy A06 5G | Di atas Rp 2 juta | Tidak disebutkan | PLS LCD 6,7 inci dan IP54 |
| Techno Pova 7 4G | Rp 2,2 jutaan | 7.000 mAh | 45 watt dan bypass charging |
| Realme C75 | Rp 2,1 juta | 6.000 mAh | MIL-STD-810H, IP68, IP69 |
| Realme 13 5G | Rp 2,4 jutaan | Tidak disebutkan | RAM 12 GB dan Vapor Chamber |
| Vivo iQOO Z9x 5G | Rp 2,5 juta | 6.000 mAh | Layar hingga 1.000 nits |
| Vivo Y29 4G | Rp 2,6 juta | 6.500 mAh | MIL-STD-810H dan layar terang |
1. Moto G45 5G
Moto G45 5G menjadi pilihan dengan harga paling rendah, sekitar Rp 1,9 jutaan hingga Rp 2 juta. Ponsel ini membawa RAM 8 GB, penyimpanan UFS 2.2 256 GB, serta Snapdragon 6s Gen 3 yang disebut mencetak skor AnTuTu 400 ribuan poin.
Layar IPS LCD 6,5 inci beresolusi dengan refresh rate 120 Hz mendukung perpindahan menu yang lebih mulus. Navigasinya didukung GPS, Galileo, Glonass, QZSS, kompas, dan gyroscope hardware, tetapi perlindungan bodi baru IP52.
2. Samsung Galaxy A06 5G
Samsung Galaxy A06 5G varian RAM 6 GB dan memori 128 GB dijual sedikit di atas Rp 2 juta. Layarnya memakai panel PLS LCD 6,7 inci dengan tingkat kecerahan hingga 800 nits untuk membantu keterbacaan peta pada siang hari.
Dimensity 6300 5G dan penyimpanan UFS 2.2 mendukung kebutuhan aplikasi sehari-hari serta perpindahan antar-aplikasi peta. Perangkat ini memiliki GPS, Glonass, Galileo, Beidou, gyroscope hardware, serta rating IP54, tetapi tanpa NFC dan speaker stereo.
3. Techno Pova 7 4G
Techno Pova 7 4G varian 8/256 GB ditawarkan sekitar Rp 2,2 jutaan dengan baterai 7.000 mAh. Fitur bypass charging dapat mengalirkan daya langsung ke mesin saat ponsel diisi ulang.
Ponsel ini memakai Helio G100, memori UFS 2.2, dan layar IPS LCD Full HD Plus 120 Hz. Speaker stereo menjadi nilai tambahan agar notifikasi order dapat terdengar lebih jelas.
4. Realme C75
Realme C75 berfokus pada ketahanan fisik melalui sertifikasi MIL-STD-810H serta rating IP68 dan IP69. Varian 8/128 GB dibanderol mulai Rp 2,1 juta, sedangkan versi 8/256 GB berada di kisaran Rp 2,4 juta.
Baterai 6.000 mAh mendukung pengisian 45 watt, sementara layar IPS LCD Full HD Plus 6,72 inci mencapai 690 nits. Chipset Helio G92 Max pada perangkat ini masih dipasangkan dengan penyimpanan eMMC 5.1.
5. Realme 13 5G
Realme 13 5G menyediakan RAM 12 GB dan penyimpanan UFS 2.2 256 GB dengan harga sekitar Rp 2,4 jutaan. Dimensity 6300 5G di dalamnya dilengkapi sistem pendingin Vapor Chamber untuk membantu menjaga suhu perangkat.
Layar IPS LCD Full HD Plus 6,72 inci memiliki refresh rate 120 Hz dan bodinya berperingkat IP64. NFC, kompas, gyroscope hardware, serta kamera utama 50 MP tersedia, meski OIS dapat berisiko terdampak getaran holder motor.
6. Vivo iQOO Z9x 5G
Vivo iQOO Z9x 5G menggunakan Snapdragon 6 Gen 1 berfabrikasi 4 nm yang disebut menghasilkan skor AnTuTu 500 ribuan poin. Varian 8/256 GB dijual Rp 2,5 juta, sedangkan pilihan 12/256 GB dipasarkan Rp 2,7 juta.
Baterai 6.000 mAh didukung pengisian cepat 44 watt dan sistem pendingin 5-Layer 3D Cooling System. Layar IPS LCD Full HD Plus 6,72 inci menawarkan 120 Hz, kecerahan puncak 1.000 nits, serta perlindungan IP64.
7. Vivo Y29 4G
Vivo Y29 4G menawarkan baterai 6.500 mAh dengan pengisian 44 watt dan bodi bersertifikasi MIL-STD-810H. Varian 8/128 GB dibanderol Rp 2,6 juta, sementara varian 8/256 GB berada di kisaran Rp 2,9 jutaan.
Layar perangkat mencapai 1.000 nits, walau resolusinya masih HD Plus. Snapdragon 685, penyimpanan eMMC, kompas, dan gyroscope hardware melengkapi kebutuhan penggunaan harian serta navigasi.
Pengemudi yang bekerja lama dapat memprioritaskan kapasitas baterai minimal 5.000 mAh dan dukungan pengisian cepat. Kompas serta gyroscope hardware juga penting untuk membantu arah pada peta tetap responsif.
Panel IPS atau PLS LCD dengan tingkat kecerahan tinggi layak diperhatikan bagi pengguna yang sering berada di bawah matahari. Rating IP dan ketahanan berstandar militer dapat menjadi nilai tambahan ketika ponsel menghadapi debu, gerimis, atau risiko terjatuh.







