7 Perubahan One UI 9 yang Mengubah Kontrol Galaxy, Ada Pemutus Internet Aplikasi

One UI 9 berpotensi memberi pengguna Samsung Galaxy kendali baru untuk memutus akses internet aplikasi tertentu. Opsi ini dapat membatasi aplikasi agar tidak terus terhubung melalui data seluler maupun Wi-Fi ketika koneksi tidak diperlukan.

Fungsi pembatasan jaringan menjadi perubahan paling menonjol, meski belum disebut akan tersedia dalam waktu dekat. Antarmuka berbasis Android 17 ini masih dalam tahap beta dan sejumlah fitur dapat berubah sebelum versi stabil dirilis.

PerubahanFungsi utamaCatatan
Quick PanelTombol dan slider dapat diaturSlider mendukung format 2×1
Status barMenampilkan kecepatan internetElemen pil dibuat lebih besar
KameraMerekam dari dua kameraMode 1:1 terbatas pada 1080p
Kontrol jaringanMembatasi koneksi aplikasiBelum tersedia dalam waktu dekat

1. Quick Panel Lebih Fleksibel

Quick Panel membawa slider volume dan kecerahan yang lebih tebal, dengan tombol mode gelap serta volume dipisahkan dari slider. Pengguna dapat memindahkan tombol, mengubah ukurannya, dan membuat slider volume atau kecerahan dalam format 2×1.

Tersedia pula tombol Aksesibilitas yang memuat pilihan seperti “Select to speak” untuk membacakan bagian antarmuka. Area pemutaran media juga menonjolkan informasi album atau podcast, sementara warnanya dapat mengikuti sampul yang diputar.

2. Status Bar Memuat Kecepatan Internet

One UI 9 memungkinkan indikator kecepatan internet muncul di status bar untuk pertama kalinya. Indikator tersebut dapat membantu pengguna memantau aktivitas data seluler atau Wi-Fi yang tidak biasa.

Samsung turut memperbesar elemen status bar berbentuk pil agar informasi tambahan dapat dimuat. Perubahan ini berpotensi membuat area bagian atas layar tampak lebih padat.

3. Penyesuaian untuk Penggunaan Harian

Floating bar kembali hadir, walaupun keberadaannya dapat menutupi beberapa elemen antarmuka. Pengaturan Rutinitas kini juga dilengkapi penjelasan bawaan untuk memudahkan pemahaman terhadap fungsi tiap rutinitas.

Game Booster memperoleh pengaturan resolusi tangkapan layar yang dipisahkan dari pengaturan game, serta opsi bypass charging. Sistem juga akan meminta PIN saat pengguna mencoba memulai ulang atau mematikan ponsel.

4. Rekaman Depan dan Belakang Bersamaan

Kamera pada One UI 9 disebut mendukung perekaman video vertikal dari kamera depan dan belakang secara bersamaan. Fitur tersebut juga dapat menghasilkan video dengan rasio persegi 1:1.

Namun, perekaman video itu terbatas pada resolusi 1080p. Batasan tersebut dapat membuat hasil rekaman kurang ideal untuk sebagian kebutuhan berbagi di platform lain.

5. Pemutus Internet per Aplikasi

Pengguna nantinya dapat mengatur aplikasi tertentu agar tidak memperoleh akses internet melalui menu Pengaturan. Kemampuan ini relevan untuk aplikasi yang tidak memerlukan koneksi eksternal secara terus-menerus.

Pembatasan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk memutus koneksi ketika bermain game. Liputan6 menyebut fungsi ini belum akan hadir dalam waktu dekat.

6. Riwayat Panggilan Lebih Terpusat

Aplikasi Telepon akan menyatukan riwayat panggilan dari berbagai aplikasi dalam satu tempat. Pengguna cukup membuka aplikasi Telepon untuk melihat catatan panggilan yang lebih terpusat.

7. Laporan Mengemudi dan Isu Privasi

One UI 9 dikabarkan menyiapkan laporan mengemudi yang mencatat perjalanan terakhir pengguna. Data yang dapat dicatat mencakup akselerasi mendadak, pengereman mendadak, serta penggunaan ponsel ketika berkendara.

Fitur ini memunculkan kekhawatiran karena data tersebut berpotensi dikaitkan dengan perusahaan asuransi. Menurut 9to5Google, beta One UI 9 telah berjalan beberapa bulan dan masih terus menerima penyesuaian sebelum Samsung diperkirakan memperkenalkannya bersama Galaxy Z Fold 8 di London pada 22 Juli 2026.

Source: www.liputan6.com
Berita Terkait