8 Cara Menahan BBM Agar Tidak Cepat Habis Saat Kota Macet

Kemacetan kota membuat BBM lebih cepat habis karena kendaraan terus mengalami pola berhenti dan jalan yang berulang. Dalam kondisi seperti ini, mesin bekerja lebih keras dan konsumsi bahan bakar ikut naik meski jarak tempuh tidak banyak bertambah.

Pengendara yang tetap bisa menjaga laju kendaraan secara stabil umumnya lebih efisien dalam memakai bahan bakar. Karena itu, cara berkendara menjadi faktor paling menentukan saat mobil atau motor terjebak macet panjang.

Mesin yang Menyala Saat Diam Tetap Menguras BBM

Salah satu kebiasaan yang paling mudah diabaikan adalah membiarkan mesin tetap menyala saat kendaraan berhenti lama. Langkah ini menjadi penting ketika kemacetan berlangsung lebih dari 1 menit, misalnya saat lampu merah panjang atau antrean kendaraan benar-benar tidak bergerak.

Mesin yang hidup tanpa menghasilkan jarak tempuh tetap mengonsumsi bahan bakar. Namun, keputusan mematikan mesin tetap harus dilakukan dengan memperhatikan situasi lalu lintas agar aman sebelum kendaraan bergerak kembali.

Akselerasi Mendadak dan Rem Berulang Sama-Sama Boros

Akselerasi dan pengereman mendadak termasuk penyebab umum BBM cepat habis di jalan padat. Saat kendaraan terus berhenti lalu berjalan lagi, mesin dipaksa bekerja lebih berat dan pembakaran bahan bakar meningkat.

Karena itu, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan membantu pengemudi mempertahankan laju yang lebih halus. Berkendara secara smooth driving juga mengurangi frekuensi menginjak rem dan membuat penggunaan BBM lebih efisien.

Gigi, Beban, dan Kondisi Ban Tidak Boleh Diabaikan

Untuk motor dan mobil manual, pemilihan gigi yang tepat ikut memengaruhi efisiensi. Pada kecepatan sangat pelan, gigi 1–2 lebih sesuai, sedangkan pergerakan lambat yang stabil lebih cocok memakai gigi 2–3.

Beban kendaraan yang terlalu berat juga membuat mesin bekerja lebih keras. Barang yang tidak diperlukan sebaiknya dikeluarkan dari bagasi mobil atau jok motor agar kendaraan tetap ringan.

Tekanan ban yang kurang angin menambah hambatan gulir dan membuat kendaraan terasa lebih berat saat melaju. Pemeriksaan tekanan ban idealnya dilakukan rutin, setidaknya seminggu sekali, supaya kendaraan tetap lebih efisien dalam penggunaan BBM.

AC dan Perawatan Mesin Sama Pentingnya

Pada mobil, penggunaan AC perlu diatur dengan bijak ketika macet. Tingkat pendinginan yang terlalu tinggi dapat memberi beban tambahan pada mesin, sehingga penggunaan sedang lebih disarankan saat kendaraan berhenti lama.

Mesin yang tidak terawat cenderung lebih boros karena harus bekerja lebih keras. Servis berkala seperti ganti oli tepat waktu, membersihkan filter udara, dan mengecek sistem injeksi atau karburator membantu menjaga pembakaran tetap efisien.

Rute Alternatif Bisa Mengurangi Pemborosan

Selain kebiasaan berkendara, pilihan jalur juga berpengaruh besar terhadap konsumsi BBM. Jika memungkinkan, jalur alternatif dapat dipakai untuk mengurangi waktu terjebak macet yang membuat bahan bakar lebih cepat terbuang.

Aplikasi navigasi bisa membantu mencari rute yang lebih lancar di tengah padatnya lalu lintas kota. Dengan kendaraan yang terawat, beban yang lebih ringan, dan cara berkendara yang lebih halus, pengeluaran BBM saat macet bisa ditekan tanpa mengorbankan kenyamanan.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer