8 Mobil Listrik di GIIAS 2026, Dari City Car Rp300 Jutaan hingga SUV REEV

Author: Redaksi Android62

GIIAS 2026 berpotensi memperlebar pilihan mobil listrik di Indonesia melalui delapan model yang mencakup city car, sedan premium, crossover, hingga SUV. Pilihannya tidak hanya berbeda bentuk, tetapi juga menawarkan pendekatan teknologi BEV dan REEV.

Mazda EZ-6 menjadi salah satu model dengan data teknis paling menonjol karena memiliki jarak tempuh hingga 600 km berdasarkan standar CLTC. Di sisi lain, Honda Super One diperkirakan masuk ke kelas harga Rp300 jutaan yang dapat membuka persaingan di segmen menengah.

Ringkasan Model yang Disiapkan

Model Segmen atau Teknologi Informasi Utama
Honda Super One Mobil listrik menengah Diperkirakan Rp300 jutaan
Mazda EZ-6 Sedan listrik Jarak tempuh hingga 600 km CLTC
Chery Q Mobil listrik Satu dari tiga model baru Chery
BAIC T1 Hatchback crossover listrik Ditujukan untuk mobilitas kota
Deepal S05 BEV SUV BEV dan REEV Harga diumumkan di GIIAS 2026
iCAR V27 SUV listrik Mengusung desain boxy
Lepas E4 SUV listrik Menandai debut merek Lepas
Wuling Aira EV City car listrik Untuk penggunaan harian

8 Model yang Patut Diperhatikan

1. Honda Super One

Nama Honda Super One telah muncul dalam data NJKB DKI Jakarta, sehingga menjadi salah satu model yang paling diperhatikan menjelang pameran. Mobil ini diperkirakan dibanderol di kisaran Rp300 jutaan.

Posisi harga tersebut berpeluang menjadikannya alternatif bagi konsumen yang baru mempertimbangkan mobil listrik. Jaringan layanan purnajual Honda juga dapat menjadi faktor pendukung daya tariknya.

2. Mazda EZ-6

Mazda EZ-6 menandai kehadiran mobil listrik pertama Mazda di Indonesia melalui kolaborasi dengan Changan. Sedan ini memakai motor listrik berkekuatan 190 kW atau 254 dk dengan torsi 320 Nm.

Baterainya berkapasitas 68,8 kWh dan diklaim mampu menempuh hingga 600 km berdasarkan CLTC. Kombinasi spesifikasi tersebut menempatkan EZ-6 sebagai pilihan sedan listrik untuk kebutuhan perjalanan lebih jauh.

3. Chery Q

Chery Q dipastikan menjadi satu dari tiga model baru yang akan diluncurkan Chery di GIIAS 2026. Harga mobil ini belum diumumkan.

Moladin menyebut strategi harga agresif dapat menjadi salah satu kekuatan model tersebut. Pendekatan itu dapat relevan bagi konsumen yang mempertimbangkan keseimbangan fitur dan harga.

4. BAIC T1

BAIC T1 hadir sebagai hatchback crossover listrik dengan arah penggunaan untuk mobilitas perkotaan. Dimensinya yang ringkas diproyeksikan mendukung aktivitas harian di tengah lalu lintas kota.

Model ini menawarkan posisi duduk bergaya SUV dalam bodi yang lebih kompak. Karakter itu menyasar pengguna yang membutuhkan kendaraan praktis dengan tampilan crossover.

5. Deepal S05 BEV

Deepal S05 BEV telah membuka pemesanan dan harga resminya akan diumumkan pada GIIAS 2026. SUV ini menarik perhatian karena tersedia dalam pilihan BEV dan REEV.

Opsi REEV memberi pertimbangan berbeda bagi calon pembeli yang masih memerhatikan kesiapan infrastruktur pengisian daya. Kehadiran dua teknologi itu memperluas pilihan penggunaan kendaraan listrik.

6. iCAR V27

iCAR V27 akan memperluas lini sub-merek Chery Group setelah kehadiran V23. SUV listrik ini diprediksi mempertahankan bahasa desain boxy yang menjadi identitas produknya.

Arah desain bergaya off-road modern tersebut dapat menyasar konsumen yang menginginkan tampilan berbeda. V27 memadukan karakter visual itu dengan teknologi kendaraan listrik.

7. Lepas E4

Lepas E4 menjadi model yang menandai debut merek Lepas di Indonesia. Kendaraan ini berbentuk SUV listrik dan menjadi bagian dari ekspansi global perusahaan.

Kehadiran merek baru menambah pilihan di tengah persaingan kendaraan listrik yang semakin ramai. Pendatang baru umumnya berupaya menarik pasar melalui kelengkapan fitur dan harga yang kompetitif.

8. Wuling Aira EV

Wuling Aira EV disiapkan sebagai produk baru bertepatan dengan sembilan tahun perjalanan Wuling di Indonesia. City car listrik ini diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan penggunaan sehari-hari.

Pengalaman Wuling di pasar kendaraan listrik nasional menjadi modal bagi model tersebut. Jaringan layanan yang telah berkembang juga berpotensi mendukung biaya kepemilikan yang relatif terjangkau.

Kedelapan model ini menunjukkan bahwa pasar mobil listrik tidak lagi terkonsentrasi pada satu jenis kendaraan. GIIAS 2026 berpotensi menghadirkan pilihan yang lebih luas, dari kendaraan kota hingga SUV dengan teknologi berbeda.

Source: moladin.com
Berita Terbaru