Motor listrik kini tidak lagi identik dengan jarak pendek. Sejumlah model bahkan sudah mampu menempuh hingga 200 km dalam sekali pengisian daya, sehingga mulai dipertimbangkan sebagai alternatif yang selevel dengan motor bensin bertangki penuh untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Di antara delapan model yang masuk daftar, Charged Anoa muncul sebagai yang paling jauh. Motor listrik lokal yang berpusat di Cikupa itu diklaim mampu menempuh 200 km dengan kecepatan maksimal 90 km/jam, sekaligus membawa konsep yang terinspirasi dari anoa, hewan endemik Sulawesi.
Jarak tempuh terjauh dalam daftar
Posisi berikutnya diisi United C2000 dengan daya jelajah 185 km. Skutik bergaya classy-retro ini dibekali mesin 3800 watt dan dua baterai, masing-masing berkapasitas 72V 26Ah.
Setelah itu ada Uwinfly M135H dengan jarak tempuh hingga 180 km. Model yang baru dirilis sejak April 2026 ini mengusung mesin 5000 watt, torsi instan besar, dan kecepatan maksimal 105 km/jam.
Pilihan menengah dengan spesifikasi besar
Maka Cavalry mencatat jarak tempuh 160 km. Motor listrik besutan Maka Motors ini memakai baterai tanam Lithium 76,8V 52Ah yang setara 4 kWh.
Yadea Osta berada di angka 150 km. Motor bergaya retro modern ini menggunakan mesin dengan peak power 2750 watt dan kecepatan maksimal sekitar 63 km/jam.
VinFast Viper juga masuk daftar dengan jarak tempuh 145 km. Motor buatan Vietnam yang masih pra-pemesanan di Indonesia ini memakai dua baterai masing-masing 1,5 kWh, memiliki sertifikasi tahan air IP67, fitur GPS Tracking, dan mesin utama 3000 watt.
Opsi dari merek yang sudah dikenal
Alva One XP mencatat jarak tempuh 140 km. Versi premium dari Alva ini dibekali mesin sekitar 4000 watt, torsi instan 46,5 Nm, dan dua baterai berkapasitas 60V 45Ah.
Polytron Fox 350 melengkapi daftar dengan jarak tempuh 130 km dan kecepatan maksimal 95 km/jam. Motor listrik ini mengandalkan mesin 3000 watt dan baterai Lithium 72V 52Ah setara 3,75 kWh.
Jika dilihat dari angka dayanya, delapan model ini menunjukkan bahwa motor listrik masa kini tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga kemampuan tempuh yang semakin kompetitif. Bagi pengguna yang ingin mengurangi frekuensi pengisian daya, daftar ini memperlihatkan bahwa motor listrik sudah semakin siap dipakai sebagai kendaraan harian maupun untuk perjalanan yang lebih jauh.






