90% Skuad U-16 Ditargetkan dari All-Stars, Hydroplus Soccer League Kian Menjadi Jalur Utama

Author: Redaksi Android62

Hydroplus Soccer League All-Stars 2025-2026 kini menjadi sumber utama pembentukan skuad timnas putri kelompok umur menuju Srikandi Merdeka Cup U-16. Program Manager Hydroplus Soccer League, Teddy Tjahjono, menargetkan sekitar 90% pemain tim nasional yang diseleksi berasal dari ajang ini.

Target tersebut memperlihatkan posisi Hydroplus Soccer League sebagai mata rantai lanjutan dalam pembinaan sepak bola putri di Indonesia. Setelah pemain mendapat fondasi dari MilkLife Soccer Challenge, mereka kini memiliki jalur kompetisi yang lebih panjang untuk tetap berkembang saat masuk kelompok usia U-15 dan U-18.

Seleksi Menuju Srikandi Merdeka Cup

Srikandi Merdeka Cup akan digelar pada 13 Agustus dan diikuti tujuh negara. Indonesia akan mengirim dua timnas U-16, dengan komposisi pemain yang diambil dari Hydroplus Soccer League All-Stars serta beberapa pemain lain yang tidak tampil di putaran nasional karena timnya gagal lolos.

Proses pemantauan pemain dilakukan oleh tim talent scouting yang dipimpin pelatih timnas putri Indonesia U-16, Timo. Ia dibantu asisten pelatih timnas putri senior Takumi Taniguchi dan pelatih kepala MilkLife Soccer Challenge Jacksen F Thiago.

Pada tahap awal, sekitar 50-60 pemain akan dipanggil untuk mengikuti seleksi dua skuad nasional kelompok usia 16 tahun. Dari proses ini, para pemain akan disaring untuk mengisi kebutuhan timnas putri yang disiapkan tampil di ajang internasional tersebut.

Perkembangan Kualitas Pemain

Teddy menilai kualitas pemain pada musim perdana Hydroplus Soccer League menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Kompetisi regional yang berjalan hampir 10 bulan di Kudus, Jakarta, Bandung, dan Surabaya disebut membuat level persaingan semakin baik.

Sejumlah pemain yang lebih dulu ditemukan lewat MilkLife Soccer Challenge juga terus berkembang di Soccer League. Karena itu, ajang ini dipandang sebagai wadah penting agar para pemain yang sudah melewati usia sekolah dasar tetap mendapat kesempatan berlatih dan bertanding secara rutin.

Hydroplus Soccer League All-Stars 2025-2026 juga menandai semakin jelasnya jalur pembinaan sepak bola putri berlapis di Indonesia. Dari usia sekolah dasar, lalu masuk ke kompetisi lanjutan, kemudian diseleksi untuk skuad nasional kelompok umur, alurnya kini tersusun lebih berkesinambungan.

Peta Kompetisi Pembinaan

Ajang Kelompok Usia Fungsi Pembinaan Target Lanjutan
MilkLife Soccer Challenge Usia sekolah dasar Fondasi awal pembinaan sepak bola putri Menuju Soccer League
Hydroplus Soccer League U-15 dan U-18 Wadah lanjutan setelah usia SD Menuju timnas putri kelompok umur
Srikandi Merdeka Cup U-16 U-16 Seleksi dan pembentukan skuad internasional Kualifikasi Piala Asia U-17 Putri

Setelah musim perdana berlangsung di empat regional, Soccer League akan membuka regional baru di Solo mulai musim depan. Sementara itu, Soccer Challenge yang semula berjalan di Pulau Jawa juga akan merambah ke Banjarmasin dan Samarinda, lalu diperluas lagi hingga Jayapura.

Perluasan wilayah itu menunjukkan pembinaan sepak bola putri tidak lagi berhenti di satu jenjang. Jalurnya kini bergerak dari sekolah dasar, berlanjut ke kompetisi lanjutan, lalu masuk tahap seleksi tim nasional kelompok umur.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru