Suara Afgan Sempat Hilang Jelang Konser, GERD dan Infeksi Sinus Datang Bersamaan

Author: Redaksi Android62

Afgan tetap tampil dalam Retrospektif the Concert di Jakarta meski suaranya sempat hilang menjelang pertunjukan. Kondisi itu terjadi sangat dekat dengan jadwal konser yang digelar pada Sabtu malam, 18 Juli 2026.

Penyanyi tersebut baru kembali dapat bernyanyi pada Rabu sebelum konser. Di hadapan penonton, Afgan mengakui penampilannya malam itu belum berada dalam kondisi sepenuhnya sempurna.

Ia menyampaikan pengakuan tersebut dari panggung Jakarta International Convention Center, Jakarta Pusat. Cerita itu disampaikan setelah membawakan lagu “Jalan Terus” dan “Ku Dengannya Kau Dengan Dia”.

“Walaupun malam ini saya nggak perfect, cuman saya akan memberikan seratus juta persen dari diri saya,” ujar Afgan. Ia juga meminta maaf apabila terdapat bagian dari penampilannya yang belum maksimal.

Dua Keluhan Kesehatan Menekan Suara

Afgan menjelaskan bahwa gangguan yang dihadapinya bukan hanya kehilangan suara. GERD yang kambuh terjadi bersamaan dengan infeksi sinus sehingga kondisinya terasa berat.

Menurutnya, dua keluhan tersebut memberi tekanan dari arah berbeda terhadap kemampuan vokalnya. “Jadi tiba-tiba GERD naik, sinus infection. Jadi suara saya itu diserang dari bawah dan dari atas,” tutur Afgan.

Medcom.id melaporkan Afgan sempat tidak dapat berbicara ketika suaranya hilang. Ia memandang pengalaman tersebut sebagai ujian untuk belajar mempercayai bahwa situasi akan membaik.

Dukungan penonton turut mengiringi pengakuan Afgan selama konser berlangsung. Teriakan semangat dari Afganisme hadir saat ia menceritakan masa pemulihan yang berlangsung singkat itu.

Rincian Keterangan
Nama konser Retrospektif the Concert
Waktu Sabtu malam, 18 Juli 2026
Lokasi Jakarta International Convention Center, Jakarta Pusat
Durasi Lebih dari dua jam

Orang Tua Datang Membantu Pemulihan

Dalam masa sulit tersebut, Afgan mendapat pendampingan dari kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai dokter. Keduanya datang ke rumah untuk membantu penanganan saat kondisi kesehatan Afgan menurun.

“Mama Papa saya datang ke rumah bawain infus gitu. Btw, Mama Papa saya dokter, jadi ya udah, gratis,” kata Afgan yang disambut tawa penonton.

Afgan mengatakan kedua orang tuanya turut cemas karena keluhan GERD belum membaik. Teman dan sahabatnya juga memberi dukungan untuk menenangkan dirinya menjelang konser.

Ia menyampaikan terima kasih kepada keluarga, manajemen, asisten, manajer, serta seluruh kru. Menurut Afgan, dukungan mereka menjadi bagian penting hingga konser tetap dapat terlaksana.

Perayaan 18 Tahun Bermusik

Retrospektif the Concert merupakan perayaan 18 tahun perjalanan musik Afgan yang dipromotori Seven Star Production. Konser itu mengusung konsep grand symphonic universe dengan perpaduan musik, visual, dan narasi.

Pertunjukan tersebut melibatkan puluhan pemain orkestra bersama Erwin Gutawa Orchestra dan paduan suara Paragita. Afgan membawakan sekitar 30 lagu dari album The One yang dirilis pada 2010 hingga Retrospektif pada 2025.

Konser ini juga menghadirkan penampilan Petra Sihombing, Mahalini, dan Kris Dayanti. Penampilan tersebut menjadi panggung penting bagi Afgan di tengah pemulihan suaranya yang berlangsung dalam waktu terbatas.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru