Video dugaan penyiksaan terhadap seorang asisten rumah tangga asal Indonesia di Malaysia memantik reaksi keras Ahmad Dhani. Musisi itu meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan dan menuntut para pelaku segera dibawa ke Indonesia untuk diproses hukum.
Melalui unggahan di Instagram, Ahmad Dhani menyampaikan desakan agar pihak yang diduga terlibat segera ditangkap. Ia menilai kasus ini tidak boleh dibiarkan dan harus ditangani secara tegas oleh aparat.
Desakan agar kasus diproses di Indonesia
Dalam pernyataannya, Ahmad Dhani meminta agar pelaku dibawa ke Indonesia agar proses hukum dapat berjalan di dalam negeri. Ia menegaskan bahwa dirinya ingin kasus itu diadili secara tegas.
“Presiden ku, tolong tangkap mereka dan bawa mereka (pelaku) ke Indonesia,” kata Ahmad Dhani, Senin (15/6/2026). Ia menambahkan, “Biar kami yang mengadili,” sebagai bentuk kemarahan atas dugaan kekerasan tersebut.
Isi rekaman yang memicu kemarahan publik
Rekaman yang beredar memperlihatkan seorang perempuan diduga ART asal Indonesia mengalami kekerasan fisik dari beberapa orang. Dari informasi yang muncul di media sosial, aksi itu diduga melibatkan lebih dari satu orang yang disebut berasal dari satu keluarga.
Korban tampak berteriak kesakitan ketika kekerasan masih berlangsung. Video tersebut juga direkam oleh seseorang yang berada di lokasi kejadian, lalu menyebar luas dan memicu sorotan publik.
Sejumlah figur publik ikut bereaksi
Unggahan Ahmad Dhani kemudian mendapat banyak tanggapan dari selebritas dan warganet. Sejumlah figur publik ikut menyuarakan keprihatinan dan mendesak agar kasus ini diusut tuntas.
Ely Sugigi menulis, “Satu keluarga menyiksa WNI pak @hotmanparisofficial tolongin pak.” Sule juga berkomentar, “Astagfirullah pak @prabowo tolongin pak.”
Penyanyi Rieka Roeslan turut meminta agar peristiwa itu diproses lewat jalur hukum. Ia menilai tindakan kekerasan ramai-ramai seperti itu tidak pantas dilakukan dan harus ditangani secara resmi.
Dugaan motif belum mendapat penjelasan resmi
Berdasarkan informasi yang beredar, korban diduga dianiaya setelah dituduh melakukan kekerasan terhadap anak majikan. Namun, dugaan tersebut belum mendapat penjelasan resmi dari pihak berwenang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kronologi lengkap maupun motif pasti di balik peristiwa itu. Otoritas Malaysia maupun pihak terkait juga belum menyampaikan pernyataan soal status hukum kasus yang kini ramai dibahas di media sosial.
Source: www.beritasatu.com





