Tiga podium dari Mobility Resort Motegi menjadi bekal penting Astra Honda Racing Team sebelum melaju ke putaran berikutnya di Mandalika. Hasil itu datang dari performa kuat di dua kelas berbeda, sekaligus menjaga posisi AHRT tetap kompetitif di level Asia.
Kontribusi terbesar lahir dari Irfan Ardiansyah yang tampil menonjol di kelas Asia Production 250. Pebalap pengganti Muhammad Badly Ayatullah itu merebut podium kedua pada dua race sekaligus, sebuah pencapaian yang langsung memberi warna besar pada akhir pekan balap di Jepang.
Irfan menjaga barisan depan sejak start
Di atas CBR250RR, Irfan tampil konsisten sepanjang balapan AP250. Ia mampu bertahan di kelompok terdepan sejak awal dan menutup race dengan strategi akhir yang berjalan efektif.
Irfan mengaku sudah menyiapkan serangan pada dua lap terakhir, dan rencana itu terbukti berhasil. Dua finis kedua yang ia raih menjadi sumbangan paling mencolok bagi AHRT pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship 2026 yang digelar pada 13 hingga 14 Juni 2026.
Di kelas yang sama, Rheza Danica Ahrens juga tetap menunjukkan daya saing. Meski memulai balapan dari posisi ke-13, Rheza masih mampu bersaing dan saat ini menempati peringkat ketiga klasemen sementara AP250 dengan total 82 poin.
Herjun bangkit di Supersport 600
Tambahan podium untuk AHRT datang dari Herjun Atna Firdaus di kelas Supersport 600. Dengan CBR600RR, ia finis ketiga pada race pertama setelah sempat tercecer hingga posisi kedelapan.
Herjun berhasil bangkit lewat pemulihan posisi yang cukup dramatis. Ia pun menikmati duel wheel-to-wheel dengan para pebalap lain dan menutup akhir pekan di Motegi dengan hasil finis ketiga dan keempat.
Hasil tersebut memperlihatkan konsistensi Herjun dalam menjaga peluang poin. Selain podium pada race pertama, ia juga tetap berada di kelompok depan pada balapan berikutnya.
Adenanta tetap menyelesaikan dua race
Di kelas Asia Superbike 1000, M Adenanta Putra belum naik podium, tetapi tetap memberi kontribusi penting untuk tim. Ia finis kedelapan pada dua race bersama CBR1000RR-R.
Catatan itu terasa penting karena Adenanta baru pulih dari operasi arm pump. Konsistensinya menyelesaikan dua balapan dengan hasil yang sama menunjukkan ketahanan fisik dan proses adaptasi yang berjalan baik.
Meski belum mendapatkan podium, Adenanta membantu menunjukkan bahwa AHRT mampu tampil kompetitif di beberapa kelas sekaligus. Tim tidak hanya bergantung pada satu pebalap atau satu kategori untuk mengamankan hasil di Motegi.
Apresiasi tim dan target berikutnya
General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, menyampaikan apresiasi atas penampilan seluruh pebalap AHRT di Jepang. Ia menilai semangat juang para pebalap menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim.
Andy berharap hasil di Motegi dapat menjadi motivasi untuk tampil lebih kuat pada putaran-putaran berikutnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga misi mengharumkan nama Indonesia di ajang balap Asia.
Dengan tiga podium di Motegi, AHRT membawa modal positif menuju putaran keempat ARRC 2026 di Sirkuit Mandalika pada Agustus mendatang. Performa Irfan, kebangkitan Herjun, dan konsistensi Adenanta memberi fondasi yang solid untuk melanjutkan persaingan di kandang sendiri.
Source: www.suara.com






