Segelas air lemon di pagi hari kerap dipilih karena cara ini sederhana dan rendah kalori, tetapi tetap memberi asupan cairan yang dibutuhkan tubuh setelah bangun tidur. Kebiasaan ini juga sering dikaitkan dengan rasa kenyang yang bertahan lebih lama karena air diminum sebelum makan dapat membuat porsi makan lebih terkontrol.
Pilihan ini terasa praktis bagi orang yang sulit mengejar kebutuhan minum harian hanya dari air putih. Dengan tambahan lemon, minuman jadi lebih mudah diterima, sementara manfaat utamanya tetap bertumpu pada hidrasi yang baik.
Mengapa banyak diminum sebelum sarapan
Waktu pagi dianggap pas karena tubuh baru saja melewati malam dalam kondisi kurang cairan. Selama tidur, tubuh tetap kehilangan air lewat keringat, pernapasan, dan penguapan dari kulit.
Saat cairan kembali masuk lebih awal, tubuh punya bekal yang lebih baik untuk memulai aktivitas. Hidrasi yang baik juga dikaitkan dengan berkurangnya rasa lelah, bibir kering, sakit kepala, jantung berdebar, dan sembelit.
Peran air lemon dalam rasa kenyang
Air lemon sering masuk ke dalam pola minum yang mendukung pengendalian makan. Dalam studi yang diterbitkan di PubMed Central pada 2018, peserta yang diminta minum air sebelum makan cenderung makan lebih sedikit dibanding saat makan tanpa minum air lebih dulu.
Efek ini lebih dekat pada bantuan untuk merasa kenyang lebih cepat daripada efek ajaib dari lemon itu sendiri. Lisa Young, ahli gizi yang dikutip Eat This, Not That!, menyebut minuman ini baik untuk menurunkan berat badan karena menghidrasi, bebas kalori, dan dapat membantu menghilangkan racun dalam tubuh.
Kandungan yang ikut memberi nilai tambah
Dari sisi gizi, segelas air lemon dari satu buah lemon utuh mengandung sekitar 11 kalori dan 18,6 mg vitamin C. Jumlah itu setara sekitar 21 persen kebutuhan harian vitamin C, menurut Cleveland Clinic.
Lemon juga dikenal sebagai buah sitrus yang kaya vitamin C dan berperan sebagai antioksidan. Vitamin C membantu melindungi sel tubuh dari radikal bebas, yaitu molekul yang bisa memicu peradangan dan sejumlah penyakit.
Vitamin C dan fungsi penting di tubuh
Vitamin C tidak hanya terkait dengan daya tahan tubuh. Zat ini juga terlibat dalam sintesis kolagen dan L-karnitin, metabolisme protein, regenerasi antioksidan lain, penyerapan zat besi, serta produksi hormon.
Jika tubuh kekurangan vitamin C, risiko infeksi bisa meningkat. Kondisi itu juga dapat memicu mulut, kulit, dan mata kering, kelelahan, hingga insomnia.
Dampaknya pada pencernaan dan ginjal
Minum air lemon sebelum makan juga disebut membantu pencernaan. Sebuah studi pada 2022 di European Journal of Nutrition menemukan bahwa asam sitrat dalam jus lemon dapat meningkatkan sekresi asam lambung yang membantu memecah makanan di lambung.
Hasil serupa terlihat dalam studi lain pada 2021 di EBSCO. Peserta yang minum 300 ml air lemon sebelum makan selama empat minggu mengalami peningkatan pencernaan dan peristaltik, yaitu gerakan seperti gelombang yang membantu mendorong makanan melalui saluran cerna.
Untuk ginjal, asam sitrat dalam lemon dapat membantu mencegah batu ginjal. Sitrat membuat urin menjadi kurang asam dan bahkan dapat memecah batu-batu kecil, sementara National Kidney Foundation menyarankan campuran 4 ons konsentrat sari lemon dengan air sebagai pengobatan pelengkap bersama terapi lain.
Hal yang tetap perlu diperhatikan
Air lemon umumnya aman diminum setiap hari, tetapi kandungan asamnya tetap punya risiko. Healthline mengutip studi PLoS One pada 2015 yang menunjukkan asam sitrat dalam lemon dan jus lemon dapat mengikis email gigi dalam jangka panjang.
Untuk mengurangi risikonya, air lemon disarankan diminum dengan sedotan lalu mulut dibilas dengan air putih setelahnya. Sebagian orang juga bisa merasa mulas, sehingga reaksi tubuh pada satu hingga dua hari pertama perlu dipantau.
Source: www.beautynesia.id