Akun 3.300 Pengguna Ecopetrol Dicuri, Data Cloud 15 Anak Usaha Ikut Terpapar

Author: Redaksi Android62

Serangan siber terhadap Ecopetrol telah menyebabkan pencurian data yang terhubung dengan sekitar 3.300 akun pengguna. Pelaku juga mengajukan tuntutan pemerasan dan mengancam menyebarkan informasi yang diperoleh dari pembobolan tersebut.

Risiko utama saat ini bukan hanya terletak pada jumlah akun yang terdampak, melainkan kemungkinan publikasi data rahasia, data perusahaan, dan data pribadi. Ecopetrol masih mengevaluasi sejauh mana informasi tersebut telah terpapar setelah akses tidak sah terjadi.

Hingga Jumat, 17 Juli 2026, perusahaan menyatakan belum menemukan gangguan kritis terhadap kegiatan operasional atau kapasitas produksinya. Ecopetrol juga belum melaporkan dampak keuangan langsung dari insiden keamanan tersebut.

Aspek Insiden Informasi yang Diketahui
Akun terdampak Sekitar 3.300 akun pengguna
Lingkungan terdampak Penyimpanan file berbasis cloud di 15 anak usaha
Gangguan produksi Belum ditemukan gangguan kritis
Ransomware Upaya serangan berhasil dicegah

Ancaman Meluas ke Reputasi dan Bisnis

Perusahaan memperingatkan bahwa dampak material masih mungkin muncul pada masa mendatang. Potensi konsekuensinya mencakup kegiatan usaha, reputasi, hasil operasional, serta kondisi keuangan Ecopetrol.

Menurut laporan CNBC Indonesia yang mengutip Reuters, data hasil peretasan belum dipublikasikan hingga Sabtu, 18 Juli 2026. Namun, ancaman penyebaran informasi tetap menjadi faktor yang diperhitungkan dalam penanganan insiden ini.

Ecopetrol menyebut pembobolan tersebut menjangkau lingkungan penyimpanan file berbasis cloud milik 15 anak perusahaan, termasuk sistem milik Ecopetrol sendiri. Cakupan ini membuat evaluasi insiden melibatkan lebih dari satu unit bisnis dan tidak terbatas pada satu sistem.

Ransomware Dicegah, Akses Data Tetap Diselidiki

Dalam insiden tersebut, Ecopetrol menyatakan telah mencegah upaya serangan ransomware. Pencegahan itu tidak serta-merta menutup risiko, karena perusahaan masih memeriksa kemungkinan data telah diakses atau disalin oleh pelaku.

Jenis data yang berpotensi terdampak mencakup informasi bersifat rahasia, data korporasi, dan data pribadi. Perusahaan belum merinci kategori informasi yang dicuri maupun pihak yang akunnya terhubung dengan pembobolan.

Identitas pelaku juga belum diketahui. Ecopetrol tidak mengungkap nilai maupun rincian tuntutan pemerasan yang disampaikan kepada perusahaan.

Peran Penting Ecopetrol di Kolombia

Kasus ini mendapat perhatian karena Ecopetrol merupakan perusahaan terbesar di Kolombia dan salah satu produsen energi terbesar di Amerika Latin. Perusahaan tersebut menyumbang lebih dari 60% produksi hidrokarbon Kolombia.

Sampai pembaruan terakhir, tidak ada laporan gangguan langsung terhadap produksi hidrokarbon negara itu. Meski begitu, proses penilaian masih berlanjut untuk menentukan tingkat paparan data dan dampak lanjutan dari serangan siber tersebut.

Source: www.cnbcindonesia.com
Berita Terbaru