Alih Fungsi Lahan Disorot Sebagai Pemicu Bencana Jateng, Hutan Gundul Jadi Titik Lemah

Pembahasan soal bencana di Jawa Tengah kini mengarah pada akar masalah yang lebih besar daripada sekadar cuaca atau kejadian sesaat. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin menilai alih fungsi lahan di kawasan hutan ikut memperparah risiko bencana yang terjadi belakangan ini.

Ia menempatkan kerusakan hutan sebagai persoalan serius yang perlu segera ditangani. Menurut Gus Yasin, kondisi lahan yang berubah fungsi membuat daya ikat tanah melemah karena vegetasi yang tumbuh tidak lagi cukup kuat menjaga struktur lahan.

Sorotan itu muncul saat wilayah-wilayah tertentu di Jateng ikut jadi perhatian, termasuk kawasan Gunung Slamet dan beberapa gunung di Kabupaten Pati. Di daerah tersebut, Gus Yasin menyebut masih ada banyak area hutan gundul yang menjadi tanda bahwa kerusakan lingkungan belum tertangani dengan baik.

Gus Yasin juga menilai alih fungsi lahan di kawasan hutan kerap terjadi untuk kepentingan perkebunan. Perubahan itu, menurut dia, membuat perlindungan hutan di Jawa Tengah harus diperkuat agar kerusakan tidak terus meluas dan risiko bencana bisa ditekan.

Masalah ini turut masuk ke pembahasan kebijakan daerah melalui Raperda tentang Tata Kelola Rehabilitasi Lahan Kritis dan Reklamasi Hutan Daerah di DPRD Jateng. Gus Yasin menyambut prakarsa aturan tersebut karena dianggap sejalan dengan kebutuhan memperbaiki pengelolaan kehutanan di daerah.

Raperda itu sebelumnya telah disetujui sebagai prakarsa DPRD Provinsi Jateng dan diusulkan oleh Komisi B DPRD Jateng. Dalam rapat paripurna, Sekretaris Komisi B DPRD Jateng Sholeha Kurniawati juga menyoroti alih fungsi lahan dan kerusakan hutan yang dinilai meningkatkan risiko bencana alam di wilayah itu.

Dengan pembahasan aturan tersebut, pemerintah daerah dan DPRD kini sama-sama mendorong penguatan perlindungan hutan. Gus Yasin berharap pengetatan aturan bisa membuat pengelolaan kehutanan di Jawa Tengah menjadi lebih baik dan rehabilitasi lahan kritis maupun reklamasi hutan daerah berjalan lebih kuat.

Source: rejogja.republika.co.id

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer