Android Auto Mulai Ditinggalkan Pengguna, Gemini Dianggap Terlalu Panjang Bicara dan Kurang Praktis

Author: Redaksi Android62

Sejumlah pengguna Android Auto mulai merasakan bahwa Gemini belum benar-benar nyaman dipakai saat berkendara. Keluhan yang paling sering muncul adalah asisten baru ini terlalu banyak bicara, sementara untuk perintah sederhana justru kerap tidak memberi hasil yang diharapkan.

Masalah itu membuat sebagian pengguna memilih kembali ke Google Assistant. Bagi mereka, kebutuhan di dalam mobil bukan percakapan panjang, melainkan respons singkat yang cepat dipahami dan langsung dijalankan.

Gemini dinilai kurang pas untuk kabin mobil

Peluncuran Gemini ke Android Auto memang mulai menjangkau perangkat yang kompatibel pada awal bulan ini. Di atas kertas, kehadirannya diposisikan sebagai lompatan besar dari Google Assistant karena Google sempat menggambarkannya sebagai asisten yang bisa membantu riset perjalanan, menyusun rencana pembelian, dan memberi saran yang lebih personal.

Namun, karakter seperti itu justru dianggap tidak selalu cocok di dalam mobil. Pengguna Android Auto umumnya menginginkan jawaban ringkas, cepat, dan tanpa penjelasan yang berlarut-larut saat sedang fokus berkendara.

Keluhan pengguna muncul di berbagai situasi

Beberapa unggahan di Reddit yang dikutip sumber menunjukkan pola pengalaman yang serupa. Gemini disebut sering terus berbicara ketika diminta bantuan, tetapi gagal menuntaskan perintah yang sering kali sederhana.

Keluhan lain juga mencakup kegagalan saat diminta menelepon kontak, karena nama yang diucapkan ternyata tidak dikenali dengan tepat. Dalam kasus berbeda, Gemini disebut tidak berhasil memutar musik atau malah menjelaskan panjang lebar alasan mengapa perintah itu tidak bisa dijalankan.

Akurasi ikut jadi sorotan

Selain terlalu banyak bicara, akurasi jawaban Gemini juga memunculkan keraguan. Dalam sebuah video yang disinggung sumber, seorang pengemudi meminta Gemini memberitahu lokasi mobil, padahal layar navigasi menunjukkan kendaraan berada dekat jalan raya.

Jawaban yang keluar justru menyebut mobil berada di Samudra Atlantik. Eror seperti ini terasa jauh lebih mengganggu di dalam mobil, karena pengemudi membutuhkan asisten suara yang cepat, tepat, dan tidak menambah distraksi.

Google Assistant dianggap lebih cocok untuk kebutuhan dasar

Di tengah keluhan itu, sebagian pengguna mulai kembali ke Google Assistant. Artikel referensi menyebut perpindahan ini memang sudah dilakukan oleh sejumlah orang, meski tidak semua pengguna bisa langsung mengganti karena ada yang sudah terlanjur terkunci di Gemini.

Bagi pengguna yang kembali, kelebihan Google Assistant bukan karena percakapannya lebih canggih. Nilai utamanya justru ada pada gaya respons yang lebih singkat dan terasa lebih sesuai untuk situasi di kendaraan.

Perbedaan ekspektasi dan kebutuhan nyata

Gemini sejak awal dibangun dengan citra sebagai asisten yang lebih luas daripada sekadar alat untuk mengeksekusi perintah. Sistem ini dipromosikan sebagai teman dialog yang bisa membantu ide, riset, hingga percakapan yang terdengar natural.

Masalahnya, pendekatan seperti itu tidak selalu sejalan dengan kebutuhan di Android Auto. Saat sedang mengemudi, efisiensi sering lebih penting daripada jawaban yang terdengar pintar atau terlalu banyak penjelasan.

Karena itu, kritik yang muncul tidak semata-mata soal teknologi baru yang belum terbiasa dipakai. Intinya lebih pada ketidakcocokan antara pola respons Gemini dan kebutuhan praktis di dalam mobil, terutama ketika pengemudi hanya memerlukan navigasi, panggilan, musik, atau informasi singkat.

Cara kembali ke Google Assistant

Bagi pengguna yang ingin kembali, sumber menyebut opsi itu masih tersedia. Pengubahannya dilakukan melalui aplikasi Settings, lalu masuk ke Apps > Assistant > Digital Assistants from Google, kemudian memilih Google Assistant.

Namun, langkah tersebut berdampak pada seluruh perangkat Android yang memakai asisten digital Google, bukan hanya Android Auto. Artinya, pengguna yang menginginkan pengalaman berbeda di mobil perlu menerima perubahan yang sama di perangkat Android lainnya.

Situasi ini membuat masukan dari pengguna Android Auto menjadi penting bagi Google. Agar Gemini lebih diterima di mobil, tantangannya bukan hanya membuat asisten terdengar pintar, tetapi juga memastikan perintah dasar bisa dijalankan dengan cepat, singkat, dan akurat.

Source: www.androidpolice.com
Berita Terbaru