Anker menempatkan keamanan sebagai sorotan utama pada power bank magnetik barunya, bukan hanya ke tipisannya. Nano Power Bank (MagGo, Plus) hadir dengan kapasitas 10.000mAh, pengisian nirkabel magnetik Qi2, dan output kabel hingga 30W, tetapi yang paling dibedakan justru lapisan perlindungan yang dibawanya.
Produk ini memakai bodi tahan api dan sistem pembuangan panas berbahan paduan aluminium serta graphene berdensitas tinggi. Anker juga memasangkan sistem manajemen baterai yang bisa mencatat tegangan dan kondisi sel agar pengguna dapat memantau kesehatan baterai serta perkiraan waktu penggantian lewat aplikasi mobile Anker.
Fokus pada baterai yang lebih aman untuk perangkat portabel
Anker memilih tetap menggunakan sel lithium-ion konvensional untuk model ini. Perusahaan menilai baterai seperti solid-state dan sodium-ion belum ideal untuk power bank portabel karena masih terlalu berat dan terlalu besar.
Pendekatan itu juga dipilih karena dianggap lebih cocok dari sisi rasio bobot terhadap kapasitas. Anker menyebut langkah tersebut membantu menghindari kemungkinan pembatasan perjalanan udara serta isu pembuangan yang bisa muncul pada jenis baterai baru.
Untuk perangkat ini, Anker menamai selnya sebagai Neo Lithium-Ion dan memadukannya dengan sel ATL. Kombinasi itu menjadi dasar dari desain power bank yang ingin tetap ringkas tanpa mengorbankan perlindungan.
Tipis, ringan, dan tetap bertenaga
Dari sisi fisik, Anker Nano Power Bank (MagGo, Plus) punya ketebalan 15 mm dan bobot 215 gram. Dengan ukuran itu, perangkat ini masih tergolong mudah dibawa bersama ponsel dan aksesori mobile lain.
Pengisian nirkabel magnetik melalui Qi2 mendukung daya hingga 15W untuk perangkat yang kompatibel. Dukungan ini mencakup sebagian besar iPhone mulai dari iPhone 12 ke atas yang menjalankan iOS 17.4 atau lebih baru, meski iPhone 12 mini, iPhone 13 mini, dan iPhone 16e tidak termasuk.
Untuk pengisian kabel, tersedia satu port USB-C di bagian bawah dengan output hingga 30W. Port yang sama juga digunakan sebagai input 30W saat power bank diisi ulang.
Performa berubah saat dua perangkat diisi sekaligus
Saat power bank dipakai untuk mengisi dua perangkat secara bersamaan, dayanya dibatasi. Output kabel turun menjadi 12W, sedangkan pengisian nirkabel hanya 5W.
Pembatasan ini menunjukkan bahwa performa maksimal perangkat memang diarahkan untuk penggunaan satu perangkat dalam satu waktu. Dengan begitu, suhu dan stabilitas daya bisa tetap terjaga pada bodi yang dibuat tipis.
Harga, ketersediaan, dan nama berbeda di Jepang
Di Jepang, Anker membuka pre-order untuk produk ini dengan harga ¥11.990. Pengiriman pre-order dijadwalkan mulai akhir Juni 2026, sementara varian putih baru akan tersedia secara umum pada musim gugur 2026.
Saat ini, pilihan yang tersedia masih terbatas pada warna hitam. Artinya, pembeli awal belum mendapat semua opsi warna yang disiapkan untuk penjualan umum.
Perangkat ini sebelumnya sudah meluncur di China dengan nama Anker Air+ Ultra Slim Magnetic Power Bank dan nomor model A1113. Untuk pasar Jepang, Anker memakai nama Nano Power Bank (MagGo, Plus) tanpa mengubah inti perangkatnya, termasuk kapasitas 10.000mAh, pengisian kabel 30W, Qi2 15W, dan pemantauan kesehatan baterai lewat aplikasi.
Source: www.gizmochina.com






