Apple Kian Terjepit Biaya Memori, Harga iPhone Berikutnya Bisa Ikut Naik

Apple mulai menghadapi tekanan biaya yang lebih berat dari biasanya, dan dampaknya bisa sampai ke harga iPhone berikutnya. Tim Cook memberi sinyal bahwa lonjakan harga komponen memori sudah berada di titik yang sulit terus ditahan perusahaan sendirian.

Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, Cook mengatakan kenaikan harga bisa menjadi sesuatu yang tidak terhindarkan. Selama ini Apple berupaya melindungi pelanggan dari kenaikan biaya komponen, tetapi kondisi pasar disebut semakin tidak berkelanjutan.

Tekanan terbesar datang dari memori dan penyimpanan

Pusat masalahnya ada pada memori dan chip penyimpanan yang harganya naik tajam. Kelangkaan komponen tersebut dipicu oleh lonjakan permintaan dari pusat data AI, yang menyerap pasokan penting bagi industri elektronik konsumen.

Cook juga menyoroti pergeseran prioritas produsen ke high-bandwidth memory atau HBM untuk server AI. Perubahan fokus itu ikut mengganggu rantai pasok komponen yang biasa digunakan perangkat konsumen, lalu mendorong kenaikan harga secara mendadak.

Apple belum menjelaskan produk mana yang paling terdampak atau kapan penyesuaian harga mungkin berlaku. Namun, pernyataan Cook menunjukkan tekanan biaya sudah mendekati batas yang sulit diserap perusahaan tanpa diteruskan ke konsumen.

iPhone generasi berikutnya ikut masuk hitungan

The Wall Street Journal melaporkan bahwa kenaikan biaya komponen dapat memengaruhi harga iPhone generasi berikutnya. Laporan itu mengutip estimasi firma riset pasar TechInsights untuk menggambarkan besarnya tekanan ongkos yang sedang dihadapi.

Menurut estimasi tersebut, biaya DRAM untuk iPhone 18 Pro varian dasar bisa naik dari sekitar $39 menjadi $145. Pada saat yang sama, biaya penyimpanan disebut dapat meningkat dari $13 menjadi $51.

Jika digabung dengan biaya lain, termasuk pengeluaran manufaktur, ongkos produksi iPhone 18 Pro dasar disebut dapat naik hampir 25 persen dibanding iPhone 17 Pro. Untuk menjaga margin keuntungan, harga perangkat itu disebut berpotensi naik menjadi $1,299 dari $1,099.

KomponenEstimasi Biaya
DRAM iPhone 18 Pro dasarDari sekitar $39 menjadi $145
PenyimpananDari $13 menjadi $51
Harga iPhone 18 Pro dasarBerpotensi naik dari $1,099 menjadi $1,299

Angka-angka tersebut belum merupakan pengumuman resmi dari Apple. Meski begitu, skenario itu memperlihatkan betapa sensitifnya struktur biaya perangkat premium terhadap perubahan harga memori dan penyimpanan.

Strategi AI Apple ikut memperbesar tekanan

Kekhawatiran soal biaya ini muncul tidak lama setelah DigiTimes Asia melaporkan bahwa lini iPhone 18 bisa hadir dengan RAM 12GB. Kapasitas itu lebih tinggi dibanding 8GB pada model generasi saat ini.

Peningkatan RAM itu dilaporkan ditujukan untuk mendukung pengalaman Siri yang lebih canggih serta fitur berbasis AI di iOS 27. Saat laporan tersebut muncul, Apple disebut masih berniat mempertahankan harga yang ada meski spesifikasi memorinya naik.

Komentar terbaru Cook menunjukkan strategi tersebut kini menghadapi tekanan baru. Semakin tinggi kebutuhan memori pada perangkat, semakin besar pula dampak kenaikan harga chip terhadap biaya akhir produk.

Di satu sisi, Apple ingin terus mendorong fitur AI dan peningkatan kemampuan perangkat. Di sisi lain, komponen yang dibutuhkan justru sedang makin mahal dan makin langka.

Apple berusaha menambah pasokan, bukan memproduksi sendiri

Cook mengatakan Apple sedang menjajaki cara untuk membantu meningkatkan pasokan memori melalui sumber daya finansial yang dimilikinya. Langkah itu menunjukkan perusahaan tidak hanya memantau pasar, tetapi juga mencoba meredakan tekanan di sisi pasokan.

Meski demikian, Cook menegaskan Apple tidak berencana memproduksi chip memori sendiri. Artinya, perusahaan masih bergantung pada ekosistem pemasok yang saat ini sedang berubah prioritas akibat ledakan kebutuhan AI.

Bagi konsumen, pesan utamanya cukup jelas. Jika biaya memori dan penyimpanan terus naik sementara perangkat membutuhkan kapasitas lebih besar untuk fitur AI, maka harga produk Apple ke depan bisa ikut bergerak naik.

Source: www.gadgets360.com

Berita Terkait