ASUS ROG Zephyrus Duo GX651 langsung menempatkan diri di kelas paling atas karena membawa dua layar sentuh OLED 16 inci dalam satu bodi. Harga jualnya di Indonesia mencapai Rp129 juta, dan perangkat ini diposisikan untuk pengguna dengan kebutuhan kerja serta gaming yang sangat berat.
Yang membuatnya berbeda bukan hanya jumlah layar, melainkan keseriusan ASUS merancangnya sebagai laptop untuk multitasking ekstrem dan komputasi masa depan berbasis Agentic AI. Perangkat ini juga hadir sebagai penanda 20 tahun eksistensi ROG di industri gaming.
Dua panel identik untuk alur kerja yang lebih mulus
Kedua layar pada Zephyrus Duo GX651 sama-sama memakai panel OLED 3K atau WQXGA+ dengan refresh rate 120Hz dan waktu respons 0,2 milidetik. ASUS juga melapisinya dengan Corning Gorilla Glass DXC dan lapisan anti-reflective agar pantulan cahaya lebih terkendali.
ASUS menggunakan arsitektur Flexible/Bent OLED yang membuat sirkuit pada layar bagian bawah ditekuk ke belakang bodi. Hasilnya, panel atas dan bawah tampak menyatu tanpa sekat visual yang mengganggu.
Engsel mekanisnya bisa dibuka hingga 320 derajat, sehingga laptop ini mendukung lima mode penggunaan, yaitu Laptop, Dual-Screen, Share, Tent, dan Book. Untuk menyesuaikan postur kerja, ASUS juga menyertakan Detachable Magnetic Keyboard dengan pengisian daya nirkabel melalui Pogo Pin.
Mesin kelas atas untuk beban kerja berat
Di sektor dapur pacu, ASUS membekali laptop ini dengan Intel Core Ultra 9 386H yang memiliki tiga jenis cip, yaitu Performance, Efficiency, dan Low Power Efficiency. Prosesor tersebut turut membawa NPU terintegrasi dengan tenaga 50 TOPS.
Sisi grafis dipercayakan kepada NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU dengan TGP 150W. Kombinasi ini disebut mampu mendorong Total Platform Performance hingga 1.874 TOPS untuk mendukung pekerjaan seperti rendering video 8K dan asisten virtual berbasis Large Language Model yang dapat berjalan offline.
Agar performanya tetap stabil, ASUS menanamkan sistem pendingin cerdas yang memadukan Liquid Metal, Vapor Chamber ekstra luas, dan Graphite Nano Insulated Sheet. Lapisan grafit itu berfungsi memblokir panas dari motherboard agar panel OLED di atasnya lebih terlindungi dari risiko burn-in akibat suhu berlebih.
Pelayanan premium ikut menjadi bagian dari paket
ASUS menempatkan Zephyrus Duo GX651 sebagai produk premium yang tidak hanya menjual perangkat keras, tetapi juga layanan purnajual. Setiap unit sudah mencakup 2 Tahun Garansi Internasional, ASUS VIP Perfect Warranty yang mencakup kelalaian pengguna, FastLane, dan Laptop Spa di pusat servis resmi.
Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, menyebut perangkat ini sebagai representasi puncak inovasi ASUS ROG. Ia menekankan perpaduan desain eksklusif, pengalaman multi-screen, dan performa kelas tertinggi dalam satu perangkat.
Menurut ASUS, lebih dari 60% pengguna seri Zephyrus telah beralih memakai konfigurasi multi-layar dalam keseharian mereka. Lenny menilai kebutuhan itu lahir dari para profesional yang menginginkan efisiensi tinggi tanpa kompromi.
Di Indonesia, laptop ini dijual secara eksklusif dan terbatas melalui ASUS Online Store. Selama periode promosi 17 hingga 30 Juni 2026, pembeli juga mendapatkan bundel koper edisi terbatas ROG SLASH Hard-Case Luggage Edition 20th Year Anniversary yang tidak dijual umum di Indonesia.
Berikut ringkasan spesifikasi dan harga resminya di pasar Indonesia:
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Prosesor | Intel Core Ultra 9 386H |
| NPU | 50 TOPS |
| GPU | NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU |
| TGP GPU | 150W |
| Layar | 2x 16 inci OLED |
| Resolusi | 3K (WQXGA+) |
| Refresh rate | 120Hz |
| Respons | 0,2 milidetik |
| Harga | Rp129 juta |







