Apple Tutup Celah Reset iPhone Curian, Nilai Jualnya Kini Jatuh

Author: Redaksi Android62

Upaya pencurian iPhone kini semakin kehilangan daya tarik ekonomi karena perangkat curian makin sulit diaktifkan kembali untuk dijual. Polisi Metropolitan London menyebut peningkatan sistem keamanan Apple mulai menekan nilai jual iPhone curian secara signifikan.

Komisioner Polisi Metropolitan, Sir Mark Rowley, mengatakan data awal menunjukkan hanya sedikit iPhone curian yang kini berhasil diaktifkan kembali dibanding beberapa bulan sebelumnya. Apple diyakini telah menutup masalah penting yang sebelumnya memberi jalan bagi pencuri untuk melakukan factory reset lalu menjual perangkat sebagai ponsel yang masih berfungsi.

Celah yang selama ini diandalkan pelaku mulai menyempit

Selama ini, nilai jual kembali menjadi alasan utama di balik pencurian ponsel. Ketika perangkat curian tidak bisa di-reset dan dipakai lagi, harga jualnya turun tajam dan dorongan untuk mencurinya ikut melemah.

Rowley menegaskan bahwa saat ponsel curian tidak bisa diaktifkan ulang, nilainya anjlok. Dalam kondisi seperti itu, insentif ekonomi bagi pelaku juga ikut runtuh.

Stolen Device Protection ikut mengubah situasi

Salah satu fitur yang mendorong perubahan ini adalah Stolen Device Protection milik Apple. Fitur itu baru-baru ini diaktifkan secara default melalui iOS 26.4.

Fitur ini dirancang untuk mencegah pencuri langsung mengambil alih iPhone sesaat setelah perangkat dirampas. Saat iPhone berada jauh dari lokasi yang dikenal, seperti rumah atau tempat kerja pemilik, sistem menambahkan lapisan pemeriksaan keamanan sebelum tindakan penting bisa dilakukan.

Tindakan itu mencakup perubahan kata sandi Apple Account, penghapusan Face ID atau Touch ID, mematikan Find My, menghapus perangkat, hingga mengubah pengaturan keamanan utama. Dalam banyak kasus, sistem juga menambahkan jeda waktu dan meminta autentikasi tambahan sebelum perubahan diizinkan.

Skema tersebut memberi pemilik waktu untuk bereaksi. Dengan perangkat lain, pemilik bisa menandai iPhone sebagai hilang dan mengamankan akun sebelum pelaku sempat menghapus data atau menyiapkan ponsel untuk dijual kembali.

Bagi pencuri, jeda dan pemeriksaan tambahan itu mengganggu langkah paling penting setelah perangkat diambil. Tanpa kemampuan untuk segera menghapus perangkat dan mengaktifkannya lagi, iPhone curian menjadi jauh kurang menarik di pasar penjualan ulang.

Dampaknya mulai terlihat di London

Kepolisian Metropolitan menyebut pengaruhnya sudah mulai tampak pada angka kejahatan. Pencurian yang melibatkan ponsel dilaporkan turun 18 persen pada periode Juni 2025 hingga Mei 2026 dibanding tahun sebelumnya.

Polisi mengakui penurunan itu tidak hanya dipengaruhi oleh teknologi. Langkah penegakan hukum juga berperan, tetapi otoritas menilai perlindungan perangkat yang lebih kuat ikut mengurangi daya tarik pencurian smartphone.

Masalah pencurian ponsel memang menjadi isu besar di banyak kota di dunia. Aparat menilai banyak perangkat hasil curian diekspor dan dijual kembali setelah di-reset, karena smartphone tetap memiliki harga tinggi di pasar internasional.

Kerja sama data untuk memantau pergerakan perangkat

Kepolisian London kini berbagi data dengan Apple untuk memahami apa yang terjadi pada perangkat setelah dicuri. Kerja sama itu difokuskan pada pelacakan apakah ponsel curian masih bisa diaktifkan ulang, sekaligus mencari cara baru untuk menekan nilai jualnya di pasar gelap.

Data yang dibagikan diharapkan membantu memetakan apakah ada celah baru yang dipakai pelaku untuk mengaktifkan ulang perangkat atau memindahkannya ke pasar lain. Arah kerja sama ini menunjukkan bahwa perang melawan pencurian ponsel tidak hanya berlangsung di jalanan, tetapi juga di tingkat sistem operasi dan keamanan perangkat.

Dengan membuat proses reaktivasi jauh lebih sulit, Apple tidak hanya mempersulit pelacakan setelah pencurian terjadi. Perusahaan juga langsung menekan sisi bisnis kejahatan ini, sehingga iPhone curian makin mendekati barang yang sulit dijual.

Source: www.indiatoday.in
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru