Apple Ubah Cara Anak Berselancar, Semua Situs Kini Bisa Lewat Izin Orang Tua

Author: Redaksi Android62

Apple menyiapkan perubahan besar pada perlindungan anak di iPhone, iPad, dan Mac melalui iOS 27, iPadOS 27, serta macOS 27. Fitur baru bernama Ask to Browse akan membuat anak harus meminta izin orang tua sebelum membuka situs web tertentu.

Langkah ini menunjukkan pendekatan yang lebih terarah dibanding pemblokiran internet secara total. Anak tetap bisa memakai perangkat untuk belajar, berkreasi, dan berkomunikasi, tetapi orang tua memegang kendali atas situs yang belum disetujui.

Izin orang tua jadi gerbang utama akses web

Dengan Ask to Browse, anak tidak bisa langsung membuka semua situs yang mereka temukan di internet. Jika suatu situs belum pernah masuk daftar yang disetujui, sistem akan meminta anak mengirim permintaan akses kepada orang tua.

Setelah notifikasi diterima, orang tua dapat meninjau situs tersebut terlebih dahulu. Mereka lalu bisa memutuskan apakah akses diberikan atau ditolak sesuai kebutuhan keluarga.

Apple menilai model ini memberi kendali yang lebih fleksibel bagi keluarga. Pendekatan tersebut diposisikan sebagai jalan tengah antara kebebasan memakai internet dan pembatasan yang terlalu kaku.

Akun Anak menjadi dasar pengaturan

Di balik pembaruan ini, Apple menempatkan Child Account atau Akun Anak sebagai fondasi utama. Saat mengatur iPhone atau iPad baru, orang tua kini dapat langsung menentukan apakah perangkat akan dipakai anak, remaja, atau orang dewasa.

Jika perangkat ditetapkan untuk anak, sistem akan menghubungkannya ke Family Sharing. Perlindungan berbasis usia kemudian aktif otomatis sejak awal penggunaan.

Perlindungan itu mencakup pemblokiran situs dewasa yang sudah diketahui, pembatasan aplikasi berdasarkan usia, dan fitur keamanan komunikasi. Apple bahkan menyebut pembuatan Child Account sebagai langkah terpenting yang bisa dilakukan orang tua.

Dalam sesi briefing media, Apple menjelaskan bahwa pengembangan fitur ini berangkat dari dua prinsip utama. Pertama, kebutuhan setiap anak berbeda sehingga orang tua dinilai paling memahami pengaturan yang tepat bagi keluarganya.

Prinsip kedua, fitur keselamatan anak harus dibangun berdasarkan penelitian ilmiah dan rekomendasi ahli kesehatan. Karena itu, sistem perlindungan yang disiapkan tidak hanya berfokus pada pembatasan, tetapi juga pada keputusan yang lebih aman.

Komunikasi dan aplikasi ikut diawasi

Pengawasan yang disiapkan Apple tidak berhenti pada situs web. Kontrol juga diperluas ke Messages, FaceTime, dan Phone untuk membatasi kontak digital anak.

Jika ada orang yang belum dikenal mencoba menghubungi anak, sistem akan meminta persetujuan orang tua sebelum kontak itu bisa ditambahkan ke daftar yang diizinkan. Lapisan verifikasi tambahan ini membantu mengurangi risiko interaksi yang tidak diinginkan.

Apple juga memungkinkan orang tua melihat konteks komunikasi saat meninjau permintaan tersebut. Tujuannya agar orang tua dapat memastikan bahwa pihak yang menghubungi memang dikenal oleh anak, bukan orang asing.

Di App Store, anak tetap dapat menjelajahi toko aplikasi, tetapi hanya aplikasi yang sesuai kelompok usianya yang akan ditampilkan. Saat ingin mengunduh aplikasi baru, mereka harus meminta persetujuan orang tua lebih dulu.

Sebelum menyetujui, orang tua dapat memeriksa deskripsi aplikasi, rating usia, informasi privasi, dan kontrol orang tua yang tersedia di dalam aplikasi tersebut. Informasi itu membantu keputusan yang diambil tidak hanya berdasar nama aplikasi, tetapi juga isi dan risikonya.

Perlindungan konten sensitif diperluas

Apple juga meningkatkan Communication Safety. Sebelumnya fitur ini berfokus pada deteksi foto dan video yang mengandung ketelanjangan.

Di iOS 27, cakupannya diperluas untuk mendeteksi konten berdarah atau gore serta konten kekerasan. Saat materi sensitif seperti itu terdeteksi, anak akan menerima peringatan sebelum melihatnya.

Sistem juga menampilkan informasi tambahan agar anak dapat mengambil keputusan yang lebih aman. Dengan begitu, perlindungan tidak hanya diarahkan pada siapa yang menghubungi anak, tetapi juga pada jenis konten yang mereka terima.

Screen Time dibuat lebih rinci

Apple turut mendesain ulang Screen Time agar lebih mudah digunakan orang tua. Jadwal pemakaian perangkat kini bisa diatur lebih detail sesuai waktu dan aktivitas anak.

Orang tua, misalnya, dapat membuat pengaturan berbeda untuk sebelum sekolah, selama sekolah, setelah sekolah, hingga saat anak mengikuti kegiatan olahraga. Pengaturan semacam ini memberi kontrol yang lebih dekat dengan rutinitas harian.

Fitur baru bernama Time Allowances juga disiapkan untuk membatasi durasi pemakaian pada kategori aplikasi tertentu. Kategori yang bisa diatur meliputi game, hiburan, dan media sosial.

Seluruh fitur keamanan anak terbaru itu dijadwalkan tersedia untuk pengguna pada September mendatang melalui iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27. Apple ingin keluarga memiliki alat yang lebih praktis untuk membangun kebiasaan digital yang aman dan sehat sejak dini.

Source: inet.detik.com
Berita Terbaru