Arema FC menambah kekuatan di lini belakang dengan mendatangkan bek tengah asal Brasil, Diego Luiz Landis. Pemain berpostur 193 sentimeter itu langsung diproyeksikan untuk membuat sektor pertahanan Singo Edan lebih kokoh jelang Super League 2026/2027.
Kebutuhan untuk memperkuat area pertahanan menjadi dasar utama perekrutan tersebut. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menilai karakter bermain Diego sesuai dengan kebutuhan teknis tim dan bisa memberi opsi yang lebih berpengalaman di sektor belakang.
Modal pengalaman di Asia Tenggara
Diego bukan sosok baru di kawasan Asia Tenggara. Bek kelahiran 3 Mei 1998 itu sebelumnya pernah berkarier di Thailand dan Malaysia sebelum bergabung ke Malang.
Jejaknya di kawasan ini dimulai bersama Chiangrai United pada periode 2022 hingga 2024. Setelah itu, ia memperkuat Khon Kaen United di Thailand, lalu bermain untuk Terengganu FC pada 2025.
| Periode | Klub | Negara |
|---|---|---|
| 2022-2024 | Chiangrai United | Thailand |
| Setelah itu | Khon Kaen United | Thailand |
| 2025 | Terengganu FC | Malaysia |
Didikan Brasil dan sempat di Portugal
Sebelum merantau ke Asia, Diego menimba ilmu di akademi Sao Paulo U-17. Ia juga pernah memperkuat tim B FC Porto selama dua musim, dari 2018 hingga 2020, yang menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya.
Modal itu membuat Arema FC berharap banyak pada duel bola atas dan ketenangan Diego saat menjaga area pertahanan. Postur tinggi dan disiplin bertahan menjadi dua hal yang dianggap bisa membantu tim mengurangi ancaman lawan.
Rekrutmen bek senior terus bertambah
Diego Luiz Landis menjadi bek senior ketiga yang didatangkan Arema FC pada bursa transfer kali ini. Sebelumnya, klub asal Malang itu sudah merekrut Robi Darwisa dan Alfeandra Dewangga dari Persib Bandung.
Di saat yang sama, sejumlah nama lama tetap dipertahankan untuk menjaga keseimbangan tim. Hansamu Yama Pranata, Johan Ahmat Alfarizie, Julian Guevara, Matheus Blade, Betinho, dan Achmad Maulana masih masuk dalam skuad.
| Nama | Status | Posisi/Keterangan |
|---|---|---|
| Diego Luiz Landis | Baru | Bek tengah asal Brasil |
| Robi Darwisa | Baru | Bek senior |
| Alfeandra Dewangga | Baru | Bek senior |
| Hansamu Yama Pranata | Pertahankan | Pemain lini pertahanan |
| Johan Ahmat Alfarizie | Pertahankan | Pemain lini pertahanan |
| Julian Guevara | Pertahankan | Pemain tengah |
| Matheus Blade | Pertahankan | Pemain lini pertahanan/tengah |
| Betinho | Pertahankan | Pemain lini tengah |
| Achmad Maulana | Pertahankan | Bek potensial |
Kombinasi pemain baru dan pilar lama itu disiapkan agar Arema FC lebih kompetitif pada musim depan. Jika adaptasi Diego berjalan mulus, lini belakang Singo Edan berpeluang tampil lebih disiplin dan lebih kuat menghadapi serangan lawan.
Source: mediaindonesia.com






