AS Batasi Visa Pelajar 4 Tahun, Jurnalis Asing Hanya Diberi Maksimal 240 Hari

Amerika Serikat berencana mengakhiri skema masa tinggal tanpa batas waktu bagi mahasiswa internasional dan peserta pertukaran tertentu. Pemegang visa pelajar F serta visa pertukaran J akan dibatasi hingga empat tahun dalam masa tinggal awal mereka.

Pengetatan juga menyasar visa I untuk awak media asing, dengan batas tinggal maksimal 240 hari. Bagi jurnalis berkewarganegaraan China, durasi yang direncanakan jauh lebih singkat, yaitu hanya 90 hari.

Aturan tersebut tercantum dalam pemberitahuan Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat atau DHS. Kebijakan ini mencakup tiga kategori visa non-imigran yang selama ini digunakan oleh mahasiswa, peserta program pertukaran, dan jurnalis asing.

Kategori VisaPemegangBatas Masa Tinggal AwalKetentuan
FMahasiswa internasionalHingga 4 tahunDapat mengajukan perpanjangan
JPeserta program pertukaranHingga 4 tahunDapat mengajukan perpanjangan
IJurnalis asingHingga 240 hariWarga China hingga 90 hari

Masa Tinggal Tidak Lagi Terbuka Tanpa Batas

Perubahan utama berada pada penetapan tenggat awal izin tinggal di Amerika Serikat. Setelah masa tersebut berakhir, pemegang visa tidak otomatis dapat melanjutkan tinggal tanpa proses penilaian berikutnya.

Pemegang visa F, J, dan I tetap memiliki peluang meminta perpanjangan. Namun, setiap permohonan akan menjadi tahap bagi pemerintah untuk kembali menilai kelayakan seseorang berada di Amerika Serikat.

DHS menyatakan pembatasan durasi diperlukan untuk memperkuat pengawasan terhadap warga non-imigran. Lembaga itu menilai izin tinggal yang tidak memiliki batas waktu tidak sejalan dengan tujuan menjaga keamanan nasional dan keselamatan publik.

Dengan sistem baru ini, kelanjutan status tinggal tidak hanya bergantung pada izin awal yang diperoleh pemegang visa. Pemerintah akan memiliki ruang tambahan untuk memeriksa apakah syarat tinggal sementara masih dipenuhi sebelum perpanjangan diberikan.

Rencana Berlaku pada September

DHS menyebut kebijakan baru dapat mulai berlaku pada September apabila proses penerapannya berjalan lancar. Dalam pemberitahuan yang disampaikan pada Kamis, 16 Juli, aturan itu juga dijelaskan akan efektif 60 hari setelah diumumkan secara resmi pada Jumat.

Jadwal tersebut menempatkan mahasiswa internasional, peserta pertukaran, dan awak media asing sebagai kelompok yang perlu memperhatikan perubahan aturan izin tinggal. Batas baru berlaku untuk durasi awal, bukan penutupan total terhadap kemungkinan tinggal lebih lama.

Durasi untuk jurnalis asing menjadi bagian paling ketat dari rancangan ini karena tidak mencapai satu tahun. Pembatasan khusus selama 90 hari bagi warga China memperlihatkan adanya ketentuan berbeda berdasarkan kewarganegaraan dalam kategori visa I.

Usulan Serupa Pernah Dihentikan

Rencana pembatasan masa tinggal ini pernah muncul pada bulan-bulan terakhir masa jabatan pertama Presiden Donald Trump pada 2020. Saat itu, usulan serupa mendapat penolakan kuat dari lembaga pendidikan tinggi dan berbagai institusi lain.

Pemerintahan Presiden Joe Biden kemudian membatalkan rencana tersebut pada 2021. Kini, pemerintahan Trump kembali mendorong pengetatan yang menempatkan tenggat masa tinggal sebagai bagian penting dalam pengawasan imigrasi.

Bila ketentuan ini diterapkan, pemegang visa F dan J harus memperhatikan batas empat tahun sebelum mengajukan kelanjutan status. Jurnalis asing juga perlu menyesuaikan rencana penugasan dengan batas 240 hari atau 90 hari bagi warga China.

Source: www.viva.co.id
Berita Terkait