Aset Tob Insurance Lewati Rp1,1 Triliun, Laba Bersih Malah Turun di Tengah Penguatan Modal

Author: Redaksi Android62

PT Asuransi Total Bersama atau Tob Insurance membukukan total aset Rp1,103 triliun pada akhir 2025, untuk pertama kalinya melampaui Rp1,1 triliun. Di tengah kenaikan skala usaha tersebut, laba setelah pajak justru turun 3,43% menjadi Rp89,63 miliar.

Kontras itu muncul ketika posisi permodalan dan tingkat kesehatan keuangan perusahaan justru menguat. Ekuitas tumbuh lebih cepat daripada liabilitas, sementara rasio solvabilitas meningkat jauh melampaui batas minimum regulator.

Laba Tertekan Kenaikan Beban Administrasi

Tekanan utama terhadap laba berasal dari beban umum dan administrasi yang meningkat 35,42% pada 2025. Nilainya mencapai Rp73,49 miliar, naik dari Rp54,26 miliar pada tahun sebelumnya.

Kenaikan biaya tersebut membuat laba sebelum pajak turun 1,89% menjadi Rp97,99 miliar. Laba setelah pajak kemudian tercatat Rp89,63 miliar, dibandingkan Rp92,81 miliar pada 2024.

Penurunan laba bersih terjadi meski aktivitas inti asuransi tetap mencatat pertumbuhan. Pendapatan jasa asuransi naik 7,14% menjadi Rp694,69 miliar, sedangkan beban jasa asuransi meningkat 8,14% menjadi Rp509,02 miliar.

Hasil jasa asuransi bersih masih bertambah 8,11% menjadi Rp155,92 miliar. Pendapatan investasi juga tumbuh 18,42% menjadi Rp61,50 miliar.

Pos Kinerja 2025 Perubahan
Pendapatan jasa asuransi Rp694,69 miliar Naik 7,14%
Hasil jasa asuransi bersih Rp155,92 miliar Naik 8,11%
Pendapatan investasi Rp61,50 miliar Naik 18,42%
Laba setelah pajak Rp89,63 miliar Turun 3,43%

Gabungan hasil jasa asuransi dan investasi bersih mencapai Rp178,01 miliar. Angka tersebut naik 12,65% dibandingkan capaian 2024, tetapi belum cukup mengimbangi lonjakan beban administrasi.

Ekuitas Tumbuh Lebih Cepat dari Liabilitas

Berdasarkan laporan keuangan auditan per 31 Desember 2025 yang dipublikasikan Bisnis.com, total aset Tob Insurance naik 17,61% dari Rp938,51 miliar pada 2024. Kenaikan aset terutama didorong oleh portofolio investasi yang tumbuh 17,22% menjadi Rp1 triliun.

Nilai investasi itu setara sekitar 90,7% dari total aset perusahaan pada akhir 2025. Kas dan setara kas juga meningkat 44,70% menjadi Rp35,35 miliar.

Dari sisi struktur neraca, liabilitas tercatat Rp604,83 miliar atau naik 9,55%. Sementara itu, ekuitas bertumbuh 29,12% menjadi Rp498,95 miliar, lebih tinggi daripada laju kenaikan liabilitas.

Pos Neraca 2025 Perubahan
Total aset Rp1,103 triliun Naik 17,61%
Investasi Rp1 triliun Naik 17,22%
Liabilitas Rp604,83 miliar Naik 9,55%
Ekuitas Rp498,95 miliar Naik 29,12%

Solvabilitas Naik Tajam

Tingkat solvabilitas Tob Insurance mencapai Rp265,75 miliar, sedangkan Modal Minimum Berbasis Risiko atau MMBR tercatat Rp69,46 miliar. Dengan demikian, perusahaan memiliki kelebihan solvabilitas Rp196,30 miliar.

Rasio pencapaian solvabilitas meningkat menjadi 382,66% dari 259,37% pada 2024. Posisi itu berada jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan sebesar 120%.

Rasio kecukupan investasi turut naik menjadi 136,62% dari 114,82%. Adapun rasio likuiditas turun dari 180,85% menjadi 125,96%, namun masih berada di atas level 100%.

Laba komprehensif menjadi salah satu indikator yang bergerak berbeda dari laba bersih. Nilainya melonjak 40,54% menjadi Rp113,07 miliar, dari Rp80,45 miliar pada 2024.

Source: finansial.bisnis.com
Berita Terbaru