Chery Fulwin T7 menempatkan pengisian cepat sebagai daya tarik utama di tengah persaingan SUV listrik. Baterainya disebut dapat terisi dari 30 persen ke 80 persen dalam 20 menit, dengan klaim jarak tempuh lebih dari 600 km saat terisi penuh.
Kombinasi tersebut penting bagi calon pengguna yang mempertimbangkan kendaraan listrik untuk mobilitas keluarga. Waktu tunggu pengisian yang lebih singkat dapat menjadi nilai tambah ketika perjalanan membutuhkan jeda pengisian daya.
Chery menggunakan teknologi baterai generasi baru bernama Rhino Battery pada Fulwin T7. Teknologi ini menjadi dasar kemampuan pengisian cepat yang ditawarkan pada SUV listrik murni tersebut.
Model ini mengandalkan motor listrik berkekuatan 178 kW atau setara 238 dk. Angka itu memberi Fulwin T7 bekal tenaga yang cukup besar untuk kendaraan pada kelas SUV kompak-menengah.
Data utama Chery Fulwin T7
| Komponen | Data |
|---|---|
| Panjang | 4.570 mm |
| Lebar | 1.852 mm |
| Tinggi | 1.694 mm |
| Jarak sumbu roda | 2.700 mm |
| Tenaga motor | 178 kW atau 238 dk |
| Pengisian cepat | 30 persen hingga 80 persen dalam 20 menit |
| Jarak tempuh | Lebih dari 600 km |
Dari sisi ukuran, Fulwin T7 memiliki panjang 4.570 mm, lebar 1.852 mm, dan tinggi 1.694 mm. Jarak sumbu roda 2.700 mm mendukung posisinya sebagai kendaraan yang menyasar kebutuhan keluarga.
Dimensi tersebut menempatkan mobil ini di segmen SUV kompak-menengah. Ukurannya juga disebut memiliki kemiripan dengan BYD Atto 3, meski rincian kapasitas kabin dan ruang bagasi belum tersedia.
Berbeda dari model Fulwin lain
Fulwin T7 memakai sistem penggerak Battery Electric Vehicle atau BEV. Pilihan ini membedakannya dari beberapa anggota lini Fulwin yang lebih dahulu hadir dengan teknologi plug-in hybrid.
Chery memperkenalkan model ini sebagai bagian dari perluasan lini Fulwin untuk pengembangan elektrifikasi global. Dalam jajaran tersebut, T7 melengkapi model T6 dan sedan A8 yang telah lebih dulu dikenal.
Karakter eksteriornya mengarah pada gaya sporty minimalis dengan warna bodi oranye yang menonjol. Pelek alloy multi-spoke berwarna hitam memberi penegasan visual pada penampilannya.
Bagian depan tidak menggunakan grille konvensional sehingga tampil lebih bersih. Bumper diberi aksen hitam berbentuk panah, sementara emblem E-Performance menandai identitas elektrifikasinya.
Di bagian belakang, lampu LED membentang penuh dari satu sisi ke sisi lain. Area bawah bodi memakai aksen diffuser bermotif serat karbon untuk meneruskan nuansa sporty kendaraan.
Peluang untuk pasar Asia Tenggara
Jarak tempuh di atas 600 km, tenaga 238 dk, dan kemampuan pengisian cepat menjadi tiga modal utama Fulwin T7. Paket tersebut berpotensi membuatnya diperhitungkan dalam pasar SUV listrik yang semakin ramai.
Model ini disebut memiliki peluang untuk masuk ke pasar Asia Tenggara pada masa mendatang. Namun, Chery belum mengungkap jadwal peluncuran, harga, maupun negara tujuan pemasaran Fulwin T7.
