Bagi penumpang yang membutuhkan perpindahan cepat antara bandara dan pusat kota, Stasiun LRT Asrama Haji di Palembang menjadi salah satu titik yang paling praktis. Stasiun ini berada pada jalur utama LRT Sumatera Selatan dan punya koneksi yang memudahkan perjalanan harian maupun perjalanan dari dan menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.
Keunggulan utamanya terletak pada posisi yang dekat dengan kawasan bandara dan akses jalan utama. Karena itu, stasiun ini kerap dipilih oleh penumpang yang ingin menghindari perpindahan yang berbelit saat berpindah moda transportasi.
Lokasi yang memudahkan mobilitas
Stasiun Asrama Haji beralamat di Jalan Letjen Harun Sohar, Kebun Bunga, Sukarami, Palembang. Titik ini berada di kawasan Kilometer 9-10, tidak jauh dari flyover bandara dan akses Jalan Soekarno Hatta.
Letak tersebut memberi keuntungan bagi penumpang yang datang dari arah bandara maupun dari area kota. Akses jalan di sekitar stasiun juga tergolong memadai, sehingga penumpang dengan kendaraan pribadi atau layanan berbasis aplikasi bisa menjangkaunya tanpa hambatan besar.
Posisi penting di jaringan LRT Sumatera Selatan
Dalam lintasan LRT Sumatera Selatan, Stasiun Asrama Haji menjadi stasiun kedua dari arah Bandara SMB II menuju DJKA. Jalur utama ini membentang sejauh 23,4 km dengan total 13 stasiun yang menghubungkan bandara hingga kawasan Jakabaring.
Urutan dari arah bandara adalah Bandara SMB II, Asrama Haji, Punti Kayu, RSUD, Garuda Dempo, Demang, Bumi Sriwijaya, Dishub, Cinde, Ampera, Polresta, Jakabaring, lalu DJKA. Dari arah sebaliknya, urutan tersebut tinggal dibaca terbalik, sehingga Asrama Haji tetap menjadi salah satu titik penting sebelum sampai ke bandara.
Akses antarmoda yang membantu penumpang
Daya tarik lain dari stasiun ini adalah dukungan feeder bus. Layanan K1F, K2F, K3F, dan K8F memperluas jangkauan penumpang ke area asrama haji dan pool bus di sekitarnya.
Kehadiran feeder membuat akses menuju stasiun terasa lebih fleksibel. Penumpang bisa datang dengan berbagai moda transportasi, lalu melanjutkan perjalanan dengan LRT tanpa perlu berjalan jauh dari titik turun.
Jadwal yang perlu dicermati sebelum berangkat
LRT Palembang beroperasi dari pukul 05.00 hingga 20.43 WIB. Di Stasiun Asrama Haji, keberangkatan awal dari arah bandara tercatat sekitar pukul 06.09 WIB, sedangkan jadwal terakhir berada di sekitar pukul 20.04 WIB.
Jarak antarperjalanan berada pada kisaran 30-60 menit, tergantung kepadatan waktu operasional. Karena itu, penumpang sebaiknya mengecek informasi terkini lewat aplikasi atau papan informasi stasiun sebelum berangkat agar tidak tertinggal jadwal.
Fasilitas yang menunjang kenyamanan
Stasiun Asrama Haji menyediakan area tunggu yang bersih dan tertata dengan tempat duduk untuk penumpang. Sistem tiket elektronik juga membuat proses masuk menjadi lebih cepat dan praktis.
Dari sisi keamanan, area stasiun dijaga petugas dan dilengkapi kamera pengawas. Selain itu, tersedia lift dan eskalator yang membantu mobilitas lansia serta penyandang disabilitas.
Informasi perjalanan pun disampaikan lewat layar digital dan pengumuman suara. Dengan begitu, penumpang bisa mengikuti arah perjalanan dan jadwal keberangkatan dengan lebih mudah tanpa bergantung pada informasi manual.
Tetap relevan untuk perjalanan harian dan perjalanan ke bandara
Peran Stasiun Asrama Haji tidak berhenti pada mobilitas menuju bandara saja. Titik ini juga membantu warga yang ingin menuju pusat kota dengan cara yang lebih efisien dan tidak terlalu bergantung pada kendaraan pribadi.
Pada momen ramai seperti musim liburan dan hari besar, stasiun ini ikut menopang kelancaran arus penumpang. Sebelum naik LRT, penumpang disarankan datang lebih awal, menyiapkan kartu pembayaran, dan memeriksa jadwal keberangkatan agar perjalanan lewat Stasiun LRT Asrama Haji tetap nyaman dan praktis.
Source: auto2000.co.id






