Jude Bellingham resmi menambah daftar investasinya dengan mengambil saham minoritas di Birmingham Phoenix. Gelandang Real Madrid itu disebut mengeluarkan dana sekitar Rp18,5 miliar untuk memiliki 1,2 persen klub kriket yang berbasis di Birmingham tersebut.
Langkah ini langsung menarik perhatian karena Bellingham tidak membeli saham semata-mata sebagai keputusan bisnis. Pilihannya kembali mengaitkan namanya dengan kota yang punya peran besar dalam perjalanan kariernya sejak awal.
Hubungan lama dengan Birmingham
Birmingham bukan wilayah asing bagi Bellingham. Ia meniti karier dari akademi Birmingham City sebelum akhirnya melangkah ke Borussia Dortmund dan kemudian Real Madrid.
Keterikatan itu juga pernah mendapat bentuk penghormatan dari Birmingham City. Klub tersebut memensiunkan nomor punggung 22 yang identik dengan Bellingham, sebuah tindakan yang menunjukkan besarnya arti sang pemain bagi klub dan para pendukungnya.
Karena itu, keputusan masuk ke Birmingham Phoenix terasa selaras dengan hubungan panjang yang sudah terbangun. Bellingham seolah tetap menjaga kedekatan dengan kota kelahirannya, meski kini kariernya terus berkembang di level tertinggi sepak bola Eropa.
Minat pribadi terhadap kriket
Masuk ke dunia kriket, Bellingham tidak bergerak tanpa alasan. Ia disebut memang memiliki ketertarikan pada olahraga tersebut, sehingga investasi ini juga mencerminkan minat pribadinya.
Kombinasi antara ketertarikan pada kriket dan kedekatan emosional dengan Birmingham membuat langkah itu terasa alami. Bellingham tidak hanya hadir sebagai pemilik saham, tetapi juga sebagai sosok yang masih ingin terhubung dengan lingkungan yang membentuk dirinya sejak muda.
Keputusan ini membuka ruang keterlibatan yang lebih luas di luar sepak bola. Dalam konteks itu, investasi di Birmingham Phoenix dapat dipahami sebagai bentuk partisipasi pada olahraga lain yang masih dekat dengan komunitas lokal.
Nilai yang dilihat klub
Direktur Eksekutif Birmingham Phoenix, Stuart Cain, menilai kehadiran Bellingham membawa manfaat bagi klub. Ia menyebut Bellingham memahami standar tinggi dalam olahraga dan paham bahwa olahraga punya peran penting bagi generasi muda.
Latar belakang Bellingham yang tumbuh di West Midlands ikut membuat keterlibatannya dianggap relevan. Ia dinilai memahami kultur olahraga setempat dan nilai yang melekat pada figur atlet yang berhasil.
Nama besar Bellingham sebagai pemain Real Madrid juga memberi dampak tambahan bagi Birmingham Phoenix. Sorotan yang muncul dari kehadirannya berpotensi membantu klub memperluas perhatian publik di luar kriket.
Pintu kolaborasi yang lebih luas
Kehadiran Bellingham juga disebut membuka peluang kolaborasi dengan tokoh olahraga internasional lain yang sudah lebih dulu terhubung dengan klub. Salah satu nama yang ikut dikaitkan adalah legenda NFL, Tom Brady.
Kombinasi figur seperti Brady dan Bellingham memberi Birmingham Phoenix ruang untuk membangun narasi lintas cabang olahraga. Hal itu dapat memperkuat daya tarik klub, bukan hanya bagi penggemar kriket, tetapi juga bagi penikmat olahraga secara umum.
Dengan langkah ini, hubungan Bellingham dengan Birmingham tidak lagi berhenti pada masa pembinaan dan penghargaan simbolis dari klub masa kecilnya. Ikatan itu kini berlanjut ke ranah bisnis yang tetap berakar pada kota yang membesarkan namanya.
Source: www.suara.com






