Sucor Asset Management mencatat lonjakan dana kelolaan yang menempatkannya di jajaran pengelola investasi dengan pertumbuhan paling cepat di industri. Hingga akhir Mei 2026, AUM perusahaan itu menembus lebih dari Rp47,6 triliun setelah tumbuh di atas 90% sepanjang 2025.
Pencapaian tersebut mengantarkan Sucor AM meraih penghargaan Top Company in Asset Under Management Growth dalam ajang Indonesia Top Companies Recognition 2026. Di tengah persaingan reksa dana yang makin ketat, hasil itu memperlihatkan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak hanya ditopang oleh kondisi pasar, tetapi juga oleh disiplin pengelolaan dan perluasan basis investor.
Produk unggulan menjadi pendorong utama
Kinerja dana kelolaan Sucor AM ditopang oleh sejumlah produk yang mencatat kenaikan signifikan dalam setahun terakhir. Sucorinvest Anak Pintar membukukan pertumbuhan AUM 193,57% dengan kenaikan nilai investasi 48,12% secara year-on-year.
Selain itu, Sucorinvest Sharia Money Market Fund tumbuh 203,51%, sedangkan Sucorinvest Maxi Fund naik 122,13% dengan kenaikan nilai investasi 56,82% dari tahun sebelumnya. Perusahaan juga memperluas lini produknya dengan meluncurkan 10 produk investasi baru sepanjang 2025.
| Produk | Pertumbuhan AUM | Kenaikan Nilai Investasi |
|---|---|---|
| Sucorinvest Anak Pintar | 193,57% | 48,12% |
| Sucorinvest Sharia Money Market Fund | 203,51% | – |
| Sucorinvest Maxi Fund | 122,13% | 56,82% |
Pangsa pasar ikut naik tajam
Ekspansi aset tersebut turut tercermin pada penguatan pangsa pasar reksa dana open-ended perusahaan, yang naik dari 4,6% menjadi 6,9%. Di kategori reksa dana pasar uang, pangsa pasar Sucor AM melonjak dari 6,87% menjadi 14,52% dari total dana kelolaan industri.
Dengan pencapaian itu, Sucor AM masuk jajaran enam besar manajer investasi terbesar di Indonesia pada kategori tersebut. Kenaikan ini juga menunjukkan bahwa strategi perusahaan mampu menarik minat investor di tengah pasar yang masih fluktuatif.
Basis investor bertambah, edukasi diperluas
Sepanjang 2025, Sucor AM menarik lebih dari 255 ribu investor baru melalui lebih dari 350 kegiatan edukasi literasi keuangan di berbagai daerah. Perluasan basis investor ini menjadi salah satu penopang penting bagi pertumbuhan dana kelolaan yang mereka bukukan.
Perusahaan juga membangun pendekatan komunitas lewat platform digital Sucorwave, yang menggabungkan edukasi, diskusi bersama para ahli, dan aktivitas berbasis gaya hidup. Strategi itu ditempatkan sebagai cara menjaga hubungan jangka panjang dengan investor.
Strategi disiplin di tengah pasar yang menantang
Didirikan pada 1997 dan mengantongi izin manajer investasi sejak 1999, Sucor AM menegaskan ekspansi bisnisnya melalui active management yang disiplin, pengelolaan risiko terukur, dan pemilihan portofolio berbasis fundamental. Pendekatan ini membantu perusahaan menjaga kinerja investasi di berbagai kelas aset.
Perusahaan juga memperkuat diversifikasi bisnis dengan meluncurkan produk protected fund, balanced fund, equity fund, dan fixed income fund sepanjang 2025. Dampaknya, pendapatan perusahaan naik 23,91% meski pasar masih bergejolak.
Di industri yang kompetitif, Sucor AM kini juga mempertahankan status sebagai manajer investasi syariah terbesar di Indonesia. Pengakuan lain datang dari The Asset Benchmark Research Award 2025 yang menobatkannya sebagai Top Investment House, mempertegas posisi perusahaan sebagai pengelola investasi dengan pertumbuhan agresif namun tetap terarah.







