BAIC Indonesia membuka pre-book BAIC T1 dengan estimasi harga di kisaran Rp300 jutaan, sebuah angka yang langsung menempatkannya di radar pasar EV urban. Kepastian harga resmi memang baru akan diumumkan pada GIIAS 2026, tetapi paket fitur yang dibawa mobil ini sudah cukup untuk membuat para rival waspada.
Bekal terbesar ada pada keselamatan dan bantuan berkendara
Di antara seluruh perangkat yang dibawa, paket ADAS Level 2 menjadi salah satu nilai jual paling menonjol. Sistem ini mencakup Automatic Emergency Braking, Forward Collision Warning, Pedestrian Collision Warning, On-off Adaptive Intelligent Cruise Control System, Integrated Cruise Assist, Traffic Jam Assist, dan Lane Departure Warning.
Kehadiran sederet fitur tersebut membuat BAIC T1 tampil lebih siap menghadapi kebutuhan pengguna mobil listrik modern di perkotaan. Untuk kelas harga yang masih berada di kisaran Rp300 jutaan, kombinasi seperti ini tergolong agresif.
| Fitur Keselamatan dan Bantuan Berkendara | Isi |
|---|---|
| Level ADAS | Level 2 |
| Fitur utama | Automatic Emergency Braking, Forward Collision Warning, Pedestrian Collision Warning, Adaptive Intelligent Cruise Control, Integrated Cruise Assist, Traffic Jam Assist, Lane Departure Warning |
Kompak di luar, tetap lapang di dalam
BAIC T1 dirancang sebagai compact SUV listrik yang praktis untuk mobilitas kota. Dimensinya mencakup panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, dan wheelbase 2.770 mm yang tergolong panjang di kelasnya.
Proporsi tersebut membantu kabin tetap terasa lapang tanpa membuat bodi kehilangan karakter kompak. Mobil ini juga memakai pelek 18 inci, suspensi depan MacPherson Strut dengan aluminum knuckles, serta suspensi belakang Torsion Beam berbahan baja khusus.
| Dimensi BAIC T1 | Data |
|---|---|
| Panjang | 4.337 mm |
| Lebar | 1.860 mm |
| Tinggi | 1.572 mm |
| Wheelbase | 2.770 mm |
| Roda | 18 inci |
Motor depan, baterai CALB, dan jarak tempuh lebih dari 350 km
Untuk penggerak, BAIC T1 menggunakan sistem Front-Wheel Drive dengan motor listrik bertenaga 70 kW atau setara 107,2 hp. Torsi instannya mencapai 176 Nm, cukup untuk mendukung karakter mobil listrik perkotaan yang responsif.
Asupan energinya berasal dari baterai 42,3 kWh buatan CALB. Dalam pengujian WLTC, jarak tempuhnya diklaim bisa lebih dari 350 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.
Pengisian dayanya juga dibuat praktis karena fast charging dari 30 persen ke 80 persen dapat diselesaikan dalam 25 menit. Selain itu, mobil ini mendukung fungsi Vehicle-to-Vehicle dan Vehicle-to-Load untuk suplai arus eksternal.
| Spesifikasi Utama | Data |
|---|---|
| Penggerak | FWD |
| Tenaga | 70 kW / 107,2 hp |
| Torsi | 176 Nm |
| Baterai | 42,3 kWh |
| Jarak tempuh | Lebih dari 350 km WLTC |
| Fast charging | 30% ke 80% dalam 25 menit |
Kabin digital dengan perangkat yang terasa modern
Di bagian interior, BAIC T1 mengandalkan layar sentuh 15,6 inci sebagai pusat kendali dan hiburan. Sistemnya ditopang chip Qualcomm 8155, sementara panel meter digital 8 inci menampilkan informasi kendaraan di depan pengemudi.
Fitur kenyamanan yang dibawa juga cukup lengkap, termasuk ventilated seat untuk baris pertama dan panoramic sunroof. Pengemudi turut mendapatkan pengaturan setir, pengaturan pengereman, serta empat mode berkendara yang terdiri dari Eco, Sport, Normal, dan Personalized.
Dengan kombinasi ruang kabin, perangkat digital, dan fitur kenyamanan itu, BAIC T1 memperlihatkan arah pengembangan yang jelas untuk pasar EV kompak. Mobil ini diposisikan bukan hanya sebagai alternatif baru, tetapi juga sebagai penantang serius di segmen yang makin padat.
