Bakti Kesehatan Polri yang digelar Polda Kaltim di Balikpapan melampaui target dan melayani ribuan warga secara gratis. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diarahkan untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung di Aula Mako Sat Brimob Polda Kaltim, kawasan Stalkuda Balikpapan, dengan melibatkan unsur lintas sektor. Hadir Kapolda Kaltim Irjen Endar Priantoro, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, pejabat utama Polda Kaltim, Forkopimda, instansi kesehatan, mitra kerja, organisasi masyarakat, serta tenaga medis.
Fokus Layanan untuk Kelompok yang Membutuhkan
Bakti Kesehatan Polri di Kaltim menyasar beragam kelompok masyarakat. Sasaran itu meliputi driver ojek online, petugas kebersihan kota, penyintas diabetes, penyandang disabilitas, pekerja, dan buruh.
Selain pelayanan medis, Polda Kaltim juga menyerahkan Kartu Bhayangkara Prioritas kepada pekerja dan buruh. Sebanyak 250 paket bantuan sosial turut dibagikan sebagai bentuk dukungan tambahan bagi warga yang membutuhkan.
13 Jenis Layanan Tersedia
Polda Kaltim menyediakan 13 jenis layanan kesehatan dalam kegiatan tersebut. Layanan itu mencakup pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, pengobatan umum, dokter spesialis, tindakan operasi bedah minor, donor darah, khitanan massal, pembagian vitamin, serta layanan kesehatan lainnya.
Seluruh layanan itu disebut melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya. Capaian tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan gratis saat akses layanan dibuka secara luas dan didukung banyak tenaga medis.
Komitmen Polri di Luar Tugas Penegakan Hukum
Kapolda Kaltim Irjen Endar Priantoro menegaskan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberi manfaat nyata kepada masyarakat. Ia menyebut Bakti Kesehatan Polri sebagai salah satu bentuk pengabdian yang menyertai peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Endar juga menekankan bahwa Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum dan penjagaan keamanan. Menurut dia, Polri memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya.
Jangkauan Kegiatan Diperluas ke Jajaran Polres
Dalam pelaksanaan Bakti Kesehatan Terpadu ini, Polda Kaltim menyebut kegiatan tidak hanya digelar di tingkat Polda, tetapi juga berlangsung serentak di jajaran Polres. Pola ini membuat jangkauan layanan semakin luas dan memberi kesempatan lebih banyak warga untuk merasakan manfaat program kesehatan tersebut.
Endar berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan terus menguat. Harapan itu diarahkan agar pelayanan kesehatan masyarakat di Kaltim dapat berkembang lebih baik dan berkelanjutan.
Terhubung dengan Puncak Nasional Hari Bhayangkara
Kapolda Kaltim bersama jajaran juga mengikuti puncak Bakti Kesehatan jelang Hari Bhayangkara ke-80 secara virtual dari Lapangan Sespolwan Polri, Jakarta Selatan. Kegiatan nasional itu dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dengan kehadiran Menteri Kesehatan RI, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, dan sejumlah pejabat utama Mabes Polri.
Endar menilai kesehatan masyarakat berkaitan erat dengan stabilitas sosial dan keamanan. Ia menyampaikan bahwa situasi kamtibmas yang kondusif tidak bisa dilepaskan dari kondisi warga yang sehat, produktif, dan sejahtera, terlebih di Kaltim yang disebut sebagai wilayah strategis penyangga Ibu Kota Nusantara.
Di Balikpapan, layanan medis, donor darah, khitanan massal, dan bantuan sosial menjadi bentuk pelayanan publik berbasis sosial yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga. Ribuan masyarakat pun memperoleh layanan gratis melalui kegiatan yang melampaui target tersebut.
Source: mediaindonesia.com






