Bali United memastikan tiga poin penuh setelah menaklukkan PSM Makassar 2-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Hasil itu langsung mengangkat posisi Serdadu Tridatu ke peringkat ke-7 klasemen sementara dengan 45 poin.
Laga ini berjalan dengan arah yang sangat berbeda sejak menit-menit awal. PSM Makassar harus bertahan dalam kondisi timpang setelah Yuran Fernandes diganjar kartu merah langsung pada menit kelima, sehingga mereka kehilangan kapten sekaligus harus bermain dengan 10 orang hampir sepanjang pertandingan.
Awal laga langsung berubah
Kartu merah untuk Yuran Fernandes menjadi momen paling menentukan di fase pembuka pertandingan. Wasit mengeluarkan keputusan itu setelah pelanggaran keras terhadap Teppei Yachida, dan sejak saat itu PSM dipaksa lebih banyak menunggu di area sendiri.
Situasi tersebut memberi Bali United ruang yang jauh lebih besar untuk menguasai bola. Tuan rumah tidak membutuhkan waktu lama untuk mengambil alih ritme permainan dan mulai menekan pertahanan lawan dengan lebih terarah.
Diego Compos pecah kebuntuan
Tekanan Bali United akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-17. Diego Compos mencetak gol pembuka setelah menerima umpan matang dari Victor Dethan, lalu melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Hilmansyah.
Gol itu membuat permainan Bali United semakin nyaman. Serangan mereka terus mengalir, sedangkan PSM lebih sibuk menjaga kedisiplinan lini belakang agar skor tidak melebar sebelum turun minum.
Dalam kondisi kalah jumlah pemain, PSM memang kesulitan keluar dari tekanan. Mereka lebih sering bertahan di wilayah sendiri dan jarang mampu membangun serangan yang benar-benar membahayakan tuan rumah.
Bali United tetap sabar hingga gol kedua datang
Memasuki babak kedua, pola permainan tidak banyak berubah. Bali United tetap memegang kendali, sementara PSM berusaha bertahan rapat sambil mencari celah sekecil apa pun untuk keluar dari tekanan.
Kelebihan jumlah pemain membuat Bali United bisa mengatur tempo dengan lebih tenang. Tim tuan rumah tidak tergesa-gesa, tetapi terus menunggu momen yang tepat untuk menyerang area pertahanan lawan.
Peluang itu datang pada menit ke-78 melalui Irfan Jaya. Ia menyelesaikan umpan terobosan Teppei Yachida dengan sepakan keras yang kembali membuat Hilmansyah tak berdaya di bawah mistar.
PSM gagal bangkit setelah kehilangan kendali
Kehilangan Yuran Fernandes sejak awal benar-benar memengaruhi struktur permainan PSM. Mereka harus mengubah rencana dengan cepat, tetapi tekanan Bali United membuat organisasi tim Juku Eja tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Susunan pemain PSM pada laga ini menampilkan Hilmansyah di bawah mistar, lalu Yuran Fernandes, Aloisio Neto, dan Victor Luiz di lini belakang. Di lini tengah ada Dusan Lagator, M Arfan, Resky Fandi, serta Daisuke Sakai, sedangkan sektor depan diisi Victor Dethan, Rizky Eka, dan Alex Tanque.
Namun, komposisi itu tidak mampu berkembang dengan baik setelah kartu merah dini mengganggu keseimbangan tim. Bali United kemudian memanfaatkan situasi tersebut dengan efektif sampai peluit panjang berbunyi.
Hasil 2-0 menjadi kemenangan penting bagi Bali United di kandang sendiri. Tambahan tiga poin membuat langkah mereka lebih aman di papan tengah, sementara PSM Makassar harus puas tertahan di peringkat ke-14 dengan 31 poin.







