Ban motor yang tampak normal belum tentu memiliki tekanan udara sesuai kebutuhan. Kondisi ini dapat membuat pengendara terlambat menyadari masalah yang berpengaruh pada konsumsi bahan bakar dan kestabilan kendaraan.
Tekanan yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi sama-sama membawa risiko di jalan. Ban kempis membuat kemudi terasa lebih berat, sedangkan ban terlalu keras dapat mengurangi daya cengkeram, terutama saat permukaan jalan basah.
Tekanan Tidak Bisa Dinilai dari Tampilan Ban
Ban modern dapat terlihat baik dari luar meski tekanan udaranya sudah berkurang cukup banyak. Karena itu, pemeriksaan perlu dilakukan memakai alat pengukur tekanan, bukan hanya dengan melihat bentuk ban.
Pemeriksaan paling tepat dilakukan saat ban masih dingin atau sebelum motor digunakan. Setelah perjalanan, suhu udara di dalam ban meningkat dan dapat membuat hasil pengukuran berubah.
Perubahan suhu lingkungan juga dapat memengaruhi tekanan udara di dalam ban. Cuaca dingin cenderung menurunkan tekanan, sementara suhu yang meningkat dapat membuat tekanannya bertambah.
Ban Kempis Membuat Mesin Bekerja Lebih Berat
Tekanan ban motor yang berada di bawah anjuran memperluas area tapak yang menempel pada aspal. Kondisi tersebut meningkatkan hambatan gulir sehingga motor membutuhkan tenaga lebih besar untuk melaju.
Tenaga tambahan itu dihasilkan mesin dengan membakar bahan bakar lebih banyak. Akibatnya, konsumsi BBM motor dapat terasa lebih boros walaupun kondisi mesin masih normal.
Ban yang kurang angin juga berpotensi aus lebih cepat pada bagian tepi tapak. Keausan yang tidak merata dapat mempersingkat usia pakai ban dan menambah kebutuhan perawatan kendaraan.
Palpos.co melaporkan tekanan yang sesuai membantu roda, suspensi, dan sistem kemudi bekerja lebih optimal. Dengan demikian, pemeriksaan tekanan bukan hanya berkaitan dengan penghematan bahan bakar.
| Kondisi Ban | Dampak pada Motor | Risiko di Jalan |
|---|---|---|
| Terlalu rendah | Hambatan gulir meningkat dan mesin bekerja lebih berat | BBM boros, kemudi berat, tepi tapak cepat aus |
| Terlalu tinggi | Ban menjadi lebih keras dan kontak ke jalan berkurang | Daya cengkeram serta kenyamanan menurun |
Tekanan Berlebih Bukan Cara Menghemat BBM
Menambah tekanan secara berlebihan bukan solusi ideal untuk mengurangi hambatan gulir. Ban yang terlalu keras justru membuat kontak ban dengan permukaan jalan tidak lagi optimal.
Kenyamanan dapat berkurang ketika motor melintasi jalan yang tidak rata. Risiko tergelincir juga dapat meningkat saat kendaraan melalui permukaan basah.
Tekanan berlebih turut memengaruhi respons pengereman dan pengendalian motor. Saat pengereman mendadak, berkurangnya kontak ban dengan jalan dapat mengganggu stabilitas kendaraan.
Ikuti Tekanan yang Dianjurkan Pabrikan
Acuan utama pengendara adalah angka tekanan yang tercantum pada stiker kendaraan atau buku manual. Rekomendasi tersebut dirancang untuk menyeimbangkan efisiensi, kenyamanan, dan keselamatan berkendara motor.
Tekanan ban sebaiknya diperiksa setidaknya seminggu sekali atau sebelum perjalanan jauh. Langkah sederhana ini membantu menjaga konsumsi BBM motor, memperpanjang usia pakai ban, dan mempertahankan kendali kendaraan.







