Persib mendapat dorongan awal dari dua rekrutan anyarnya, Luka Menalo dan Balsa Sekulic, yang sama-sama menunjukkan rasa nyaman terhadap suasana Bandung. Kesan positif itu muncul bahkan sebelum musim kompetisi 2026/2027 dimulai.
Menalo menjadi salah satu yang paling cepat menyoroti keunggulan Kota Kembang. Penyerang asal Bosnia-Herzegovina itu menyebut Bandung sebagai kota yang bagus, ramah, dan memiliki banyak tempat menarik untuk dikunjungi serta beragam pilihan kuliner.
Dalam keterangannya pada Senin (13/7/2026), eks pemain Dinamo Zagreb tersebut mengatakan, “Ini kota yang sangat bagus. Orang-orang di sini sangat ramah dan ada banyak tempat bagus untuk dikunjungi, untuk makan, dan untuk dinikmati. Untuk kesan pertama, ini sangat bagus.”
Cuaca Bandung Jadi Nilai Plus bagi Menalo dan Sekulic
Selain ramah lingkungan sosialnya, Bandung juga meninggalkan kesan baik karena cuacanya. Menalo menilai suhu udara di kota ini lebih nyaman dibandingkan kondisi di negara asalnya yang sedang mengalami musim panas ekstrem.
Ia menyebut cuaca Bandung ideal untuk latihan di lapangan dan merasa kondisi itu sangat mendukung adaptasinya. Bahkan, menurut pengakuannya, cuaca semacam itu disebut akan berlangsung sepanjang tahun dan dinilainya sempurna.
Kesan serupa dirasakan Balsa Sekulic, penyerang kelahiran 1998 asal Montenegro yang didatangkan dari FK Mornar Bar. Pemain yang pernah membela Tim Nasional Montenegro pada 2022 itu menilai proses penyesuaiannya berjalan mulus karena bantuan tim pelatih dan rekan-rekannya di Persib.
Sekulic mengatakan dirinya antusias membela klub asal Bandung itu. Ia juga mengaku sudah mendapat banyak informasi dari Igor Tolic, termasuk besarnya harapan yang datang dari suporter Persib.
“Sangat antusias bisa membela kota ini. Igor (Tolic) sudah beri tahu saya banyak hal dan besarnya harapan dari suporter. Selain itu, semua orang juga sangat baik membantu saya dalam beradaptasi saat ini,” kata Sekulic.
Adaptasi Lebih Mudah, Lini Serang Persib Menunggu Kontribusi
Rekam jejak Sekulic di klub sebelumnya terbilang produktif. Ia mencatatkan 22 gol dari 48 pertandingan bersama FK Mornar Bar dan berjanji fokus memberi kontribusi maksimal di lini depan Persib.
Soal kenyamanan tempat tinggal, Sekulic juga memberi penilaian positif terhadap iklim Bandung. Ia bahkan menyebut tidak perlu menyalakan pendingin ruangan karena cuaca di kota ini terasa sangat baik.
“Tidak banyak yang saya lakukan selain berlatih dan beradaptasi dengan lingkungan, termasuk dengan cuaca sini. Tapi yang pasti, saya menyukainya. Saya bahkan tidak perlu menyalakan pendingin ruangan karena cuaca di sini yang sangat bagus,” ucapnya.
Di sisi lain, pelatih Persib Igor Tolic memastikan kebugaran tim terus meningkat sejak latihan perdana dimulai pada Sabtu (11/7/2026). Ia menyusun program yang menggabungkan taktik dan kebugaran agar para pemain tetap nyaman meski cuaca cukup terik.
Tolic menyebut latihan harian berjalan dengan pendekatan yang jelas sehingga setiap pemain memahami tugasnya di lapangan. Ia menegaskan bahwa tim terus berupaya menjaga ritme kerja meski prosesnya tidak selalu mudah.
“Setiap hari kami belajar hal baru. Kami melakukannya dengan gim sehingga semua orang tahu apa yang harus dilakukannya. Cara ini sudah dimulai sejak latihan perdana. Jadi untuk saat ini, saya hanya berusaha untuk menjaga semuanya. Semua orang juga berusaha untuk bekerja sebaik mungkin, meskipun ini bukan hal yang mudah untuk dilakukan,” ujarnya.
Karena cuaca sedang panas, Tolic membuka kemungkinan memindahkan jadwal latihan menjadi lebih pagi bila diperlukan. Langkah itu disiapkan agar para pemain tetap mendapat waktu istirahat yang cukup dan kondisi fisik mereka terjaga selama persiapan musim baru.
“Cuaca sedang sangat panas. Jadi, saya hanya ingin memberi semua orang waktu yang cukup untuk tidur. Jika cuaca menjadi lebih panas, mungkin saja kami berlatih lebih pagi,” terangnya.
Source: bola.bisnis.com






