Beavers Tournament 2026 menutup rangkaian pertandingannya dengan skala yang besar dan tensi kompetitif yang terasa sejak awal. Sebanyak 1.433 pemain dari 110 tim turun dalam 213 laga, mempertemukan komunitas basket Jakarta dan Tangerang dalam persaingan yang ramai penonton.
Turnamen ini dibagi ke dalam dua seri, dengan Seri 1 berlangsung di GOR Grogol, Jakarta Barat, pada 19-28 Juni dan Seri 2 digelar di Beavers Arena Mall Alam Sutera, Tangerang, pada 3-12 Juli. Format tersebut membuat ajang ini tidak hanya menjadi ruang adu kelas antarkomunitas, tetapi juga panggung untuk memperkenalkan rumah baru klub Beavers di Tangerang.
Komposisi Peserta dan Kategori
Illosa Nathania selaku Ketua Panitia Beavers Tournament 2026 menyebut ajang ini menghadirkan 12 kategori putra dan putri. Dari seluruh kategori itu, turnamen tersebut menjadi salah satu pertemuan komunitas basket terbesar di wilayah Jakarta dan Tangerang pada periode penyelenggaraannya.
Jumlah pertandingan yang mencapai 213 laga menegaskan padatnya jadwal kompetisi. Dengan cakupan peserta yang besar, turnamen ini juga memberikan ruang bagi pemain dari berbagai latar pengalaman untuk tampil dalam format yang tetap kompetitif.
| Komponen | Data |
|---|---|
| Seri 1 | GOR Grogol, Jakarta Barat, 19-28 Juni |
| Seri 2 | Beavers Arena Mall Alam Sutera, Tangerang, 3-12 Juli |
| Total peserta | 1.433 pemain |
| Total tim | 110 tim |
| Jumlah kategori | 12 kategori putra putri |
| Total laga | 213 laga |
Aturan yang Menjaga Persaingan Tetap Seimbang
Turnamen ini menarik perhatian karena turut melibatkan sejumlah pemain IBL aktif dan nonaktif. Nama-nama seperti Daniel Wenas, Aymane Arip, Avin Kurniawan, Januar Kuntara, Avan Seputra, Galank Gunawan, Rizal Falconi, Bima Riski Ardiansyah, dan Kelly Purwanto ikut meramaikan persaingan.
Panitia menyiapkan aturan khusus agar pertandingan tetap berimbang, terutama pada kategori usia 19-35 putra dan putri yang menurut Illosa tidak banyak memiliki kompetisi serupa. Dalam kategori 19-35 putra, tim dibebaskan menurunkan berapa pun pemain aktif IBL, tetapi hanya boleh membawa dua pemain di atas usia 35 tahun.
Skema itu membuat setiap laga tetap sengit tanpa terasa timpang. Dampaknya juga terlihat pada tribun yang disebut selalu padat, karena penonton mengikuti pertandingan dari berbagai kategori dengan antusias.
Final Bergengsi dan Nuansa Reuni
Salah satu partai yang paling menonjol adalah final KU 19-35 Putra. Pada laga puncak itu, MVP keluar sebagai juara setelah menundukkan Damon Ballers dengan skor 59-53, sedangkan posisi ketiga ditempati komunitas basket Weathers.
Pelatih MVP yang juga eks pebasket IBL, Yogi Da Silva, menilai turnamen ini terasa pecah karena digelar setelah musim IBL berakhir. Kondisi itu memberi kesempatan bagi beberapa pemain IBL aktif untuk ikut bertanding dan menambah warna pada kompetisi komunitas ini.
Yogi juga menyebut suasana turnamen menyerupai reuni bagi pemain-pemain yang pernah saling berhadapan di kompetisi antar klub, kampus, dan kejuaraan basket lainnya. Di tengah nuansa kekeluargaan yang kuat, setiap tim tetap membawa ambisi yang sama, yakni menang untuk komunitas masing-masing.
Dengan jumlah peserta yang besar, aturan yang dibuat agar persaingan tetap sehat, dan dukungan penonton yang konsisten ramai, Beavers Tournament 2026 menegaskan perannya sebagai wadah kompetitif bagi basket komunitas di Jakarta dan Tangerang. Ajang ini mempertemukan kembali pemain pro maupun nonpro dalam suasana yang kompetitif, tetapi tetap dekat dengan akar komunitasnya.
Source: sport.detik.com






