Ghana Diterjang Banjir Besar, 89.736 Warga Mengungsi dan Korban Terus Bertambah

Author: Redaksi Android62

Banjir besar yang melanda Ghana telah memaksa 89.736 orang meninggalkan rumah mereka di tujuh wilayah. Jumlah korban jiwa juga terus meningkat dan kini tercatat mencapai 34 orang, meski pencarian di lapangan masih berlangsung.

Bencana ini menimbulkan tekanan besar pada layanan darurat karena tim penyelamat masih menyisir sejumlah area terdampak. Kondisi tersebut membuat jumlah korban berpotensi bertambah jika ada warga lain yang ditemukan.

Accra Menjadi Salah Satu Titik Paling Parah

Dampak terberat terasa di Greater Accra, yang menampung 54.712 pengungsi. Di ibu kota Accra sendiri, 12 korban jiwa telah terkonfirmasi, menurut Richard Amo Yartey dari Organisasi Manajemen Bencana Nasional Ghana atau NADMO.

Temuan itu menunjukkan bahwa banjir tidak hanya meluas ke wilayah permukiman, tetapi juga menghantam pusat aktivitas pemerintahan dan ekonomi negara tersebut. Verifikasi terhadap laporan orang hilang pun masih terus dilakukan.

Sebaran Pengungsi Meluas ke Tujuh Wilayah

NADMO mencatat banjir berdampak pada tujuh wilayah, dengan Central Region menyusul sebagai area yang juga menanggung beban besar. Di wilayah itu, 21.882 orang terpaksa mengungsi dari tempat tinggal mereka.

Wilayah Jumlah Pengungsi
Greater Accra 54.712
Central Region 21.882
Wilayah lain di Ghana 13.142

Sejumlah pengungsi lainnya tersebar di Volta, Western, Ashanti, Western North, dan Eastern Region. Jika dijumlahkan, total seluruh pengungsi yang tercatat oleh NADMO mencapai 89.736 orang.

Pencarian dan Bantuan Masih Berjalan

Dalam wawancara dengan TV3 Ghana pada Kamis, 2 Juli, Amo Yartey menyebut tim darurat tetap berada di lapangan untuk mencari warga yang belum ditemukan. Di saat yang sama, bantuan terus disalurkan kepada komunitas yang terdampak di berbagai daerah.

Upaya tanggap darurat dilakukan di tengah cuaca dan kondisi lingkungan yang masih menyulitkan proses pemulihan. Pemerintah dan petugas kebencanaan harus bergerak cepat karena banyak permukiman telah rusak dan aktivitas warga di sejumlah lokasi terputus.

Lonjakan pengungsi menunjukkan skala bencana ini bukan hanya soal kerusakan fisik, tetapi juga tekanan kemanusiaan yang semakin besar. NADMO masih memantau kondisi di lapangan saat proses pencarian dan penyaluran bantuan terus berlangsung.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru