Di rentang harga Rp1 juta hingga Rp1,5 jutaan, pilihan HP kini tidak lagi terasa seragam. Sejumlah model sudah membawa fitur yang sebelumnya lebih sering muncul di kelas yang lebih mahal, mulai dari layar 120Hz, kamera dengan sensor Sony, hingga baterai 7000 mAh.
Perubahan ini membuat segmen HP murah jauh lebih menarik bagi pembeli yang mencari nilai lebih. Setiap model juga punya fokus berbeda, sehingga pengguna bisa menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan harian, entah untuk hiburan, kamera, daya tahan baterai, atau pemakaian jangka panjang.
Baterai besar masih jadi daya tarik utama
Bagi pengguna yang ingin ponsel lebih awet dipakai seharian, Moto G06 Power menjadi salah satu nama yang paling menonjol. Perangkat ini membawa baterai 7000 mAh yang disebut mampu bertahan hingga dua hari dalam pemakaian normal.
Kapasitas sebesar itu jelas memberi ruang gerak lebih luas bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar rumah. Dengan kebutuhan isi daya yang lebih jarang, ponsel seperti ini menjadi menarik untuk dipakai sebagai perangkat utama tanpa terlalu sering mencari colokan.
Layar tajam dan kamera Sony di kelas murah
Di sisi lain, Advan X1 muncul sebagai pilihan yang menarik berkat kombinasi layar Full HD Plus dan kamera utama 64 MP. Kehadiran layar dengan resolusi seperti ini masih terbilang jarang di kelas Rp1 jutaan, sehingga aktivitas seperti menonton video, membaca, dan membuka media sosial bisa terasa lebih tajam.
Advan X1 juga memakai sensor Sony IMX 782 pada kamera utamanya. Penggunaan sensor ini ditujukan untuk membantu hasil foto terlihat lebih jernih, sehingga ponsel ini punya nilai tambah bagi pengguna yang cukup peduli pada kualitas kamera di harga terjangkau.
Untuk urusan performa harian, Advan X1 mengandalkan chipset Helio G100. Chipset ini disebut cukup kuat untuk multitasking dan game ringan seperti Mobile Legends, sehingga masih relevan bagi pengguna yang ingin ponsel murah tetapi tetap responsif untuk kebutuhan dasar.
Ada pula yang fokus ke dukungan software
Samsung Galaxy A07 mengambil jalur yang berbeda dengan menonjolkan ketahanan perangkat dan kepercayaan pengguna. Salah satu keunggulan utamanya adalah dukungan update OS hingga 6 tahun, ditambah Samsung Knox sebagai fitur keamanan khas lini Samsung.
Di bagian performa, Galaxy A07 menggunakan Helio G99 dan memori UFS yang diklaim lebih cepat dibanding eMMC konvensional. Kombinasi ini ditujukan untuk memberi pengalaman yang lebih responsif saat membuka aplikasi, berpindah tugas, dan menjalankan kebutuhan harian secara berulang.
Desain juga ikut menentukan pilihan
Selain spesifikasi inti, tampilan fisik juga mulai mendapat perhatian lebih di kelas harga murah. Infinix Smart 20 dan Tecno Spark Go 3 masuk daftar karena membawa desain yang terlihat lebih elegan, sehingga memberi kesan lebih premium dibanding ponsel murah pada umumnya.
Kedua model tersebut juga memiliki fitur pemanggilan suara tanpa internet dalam jarak dekat. Fitur ini bisa berguna untuk komunikasi cepat di lingkungan tertentu, terutama ketika koneksi data tidak menjadi andalan utama.
Segmen Rp1 jutaan makin kompetitif
Kondisi pasar HP Rp1 jutaan menunjukkan bahwa perangkat murah kini tidak lagi identik dengan spesifikasi minimal. Produsen mulai berani menghadirkan layar yang lebih baik, baterai lebih besar, dan fitur tambahan yang membuat pengalaman pakai terasa lebih lengkap.
Bagi pembeli, situasi ini tentu menguntungkan karena pilihan menjadi lebih fleksibel sesuai kebutuhan. Pengguna yang mengejar kamera bisa melirik Advan X1, sementara yang memprioritaskan baterai awet dapat mempertimbangkan Moto G06 Power, dan mereka yang ingin dukungan jangka panjang punya opsi seperti Samsung Galaxy A07.
