Di tengah pasar ponsel kelas Rp 3 jutaan, Realme C100 tampil dengan modal yang paling mudah menarik perhatian: baterai 8.000 mAh. Kapasitas sebesar ini jarang hadir di segmen entry-level, apalagi dibarengi pengisian cepat 45W dan sejumlah fitur yang memang ditujukan untuk pemakaian berat.
Realme menempatkan perangkat ini sebagai opsi bagi pengguna yang sering streaming video, bermain gim, atau memakai navigasi sepanjang hari. Harga awalnya dipatok Rp 3.799.000, lalu turun menjadi Rp 3.599.000 selama masa promo, sementara varian 8 GB/256 GB dijual Rp 4.399.000 dan sempat ditawarkan Rp 4.199.000.
Daya tahan jadi poin utama
Bukan hanya kapasitas baterai yang disorot, Realme juga menyematkan reverse charging pada C100. Ada pula AI Power Saving yang dirancang untuk membantu efisiensi daya saat ponsel dipakai dalam aktivitas yang menguras baterai lebih cepat.
Fitur bypass charging ikut disiapkan ketika perangkat digunakan bermain gim sambil diisi daya. Tujuannya adalah menjaga suhu perangkat tetap stabil, sehingga pengalaman pemakaian terasa lebih aman saat beban kerja sedang tinggi.
Realme turut membawa fitur 7-Year Battery Health pada model ini. Pabrikan mengklaim kapasitas baterai masih bisa berada di atas 80 persen meski perangkat digunakan selama tujuh tahun.
Ketahanan fisik ikut diperkuat
Di sektor bodi, Realme C100 dibekali ArmorShell Protection dan ArmorShell Glass. Perangkat ini juga diklaim tahan jatuh dari ketinggian dua meter sesuai standar militer.
Nilai tambah lain datang dari sertifikasi IP69 Pro Water Resistance. Kombinasi ini membuat C100 tampil sebagai ponsel yang tidak hanya menonjol di baterai, tetapi juga di durabilitas untuk pemakaian yang kurang bersahabat.
Spesifikasi inti tetap menyasar pengguna harian
Untuk dapur pacu, Realme C100 mengandalkan MediaTek Helio G92 Max. Opsi memorinya tersedia dalam dua konfigurasi, yakni RAM 6 GB dengan penyimpanan 128 GB serta RAM 8 GB dengan penyimpanan 256 GB.
Layarnya memakai panel LCD berukuran 6,8 inci. Realme juga memberikan refresh rate 120Hz, sementara resolusinya HD+ 1570 x 720 piksel dengan kerapatan 254 ppi.
Di bagian kamera, ponsel ini membawa kamera belakang 50 MP dan kamera depan 8 MP. Sistem operasinya menjalankan Realme UI 7.0 berbasis Android 16.
Konektivitas dan detail fisik
Realme C100 sudah mendukung NFC, fitur yang kerap dibutuhkan untuk transaksi digital dan pengecekan kartu elektronik. Konektivitas lain yang tersedia meliputi Wi-Fi 802.11, Bluetooth 5.3, USB Type-C 2.0, dan OTG.
Perangkat ini merupakan ponsel 4G dengan dukungan dual SIM nano tanpa eSIM. Jaringannya mencakup GSM 900/1800 MHz, WCDMA 900/2100 MHz, LTE FDD band 1/3/5/8, serta LTE TDD band 40.
Secara fisik, dimensinya tercatat 166,48 mm x 78,23 mm x 8,63 mm dengan bobot 219 gram. Pilihan warnanya terdiri dari Glory White, Victory Purple, dan Endurance Brown.
Jadwal penjualan di Indonesia
Realme akan mulai menjual C100 pada 15 Mei 2026 melalui kanal online dan offline resmi di Indonesia. Dua varian yang disiapkan memberi pilihan kapasitas memori berbeda, namun tetap mempertahankan baterai besar sebagai daya tarik paling utama.
Dengan kombinasi baterai 8.000 mAh, pengisian cepat 45W, refresh rate 120Hz, kamera 50 MP, NFC, serta perlindungan IP69 Pro, Realme C100 hadir dengan identitas yang sangat jelas. Ponsel ini ditujukan untuk pengguna yang lebih memprioritaskan daya tahan baterai dan ketahanan bodi dibanding sekadar bodi tipis atau spesifikasi yang agresif di atas kertas.
Source: tekno.kompas.com