Islam Makhachev menilai Usman Nurmagomedov memang sudah layak menghadapi tantangan yang lebih besar, tetapi keputusan pindah ke UFC belum tentu mudah diambil. Menurutnya, penghalang utama justru bisa datang dari nilai kontrak yang lebih tinggi di PFL.
Usman saat ini masih menyandang status juara kelas ringan PFL dengan rekor 21-0. Ia dijadwalkan mempertahankan gelarnya melawan Archie Colgan yang juga belum terkalahkan, 13-0, dalam partai utama PFL Long Island pada 31 Juli di UBS Arena, Belmont Park, New York.
Kontrak habis, spekulasi langsung menguat
Laga melawan Colgan disebut menjadi pertarungan terakhir Usman dalam kontraknya bersama PFL. Kondisi itu langsung memunculkan spekulasi mengenai arah kariernya, terutama karena Umar Nurmagomedov sudah lebih dulu menembus barisan penantang teratas di UFC.
Dari sisi persaingan, Makhachev menilai Usman seharusnya mulai mencari lawan yang lebih berat. Dalam wawancara bersama Adam Zubayraev di kanal YouTube miliknya, Makhachev mengatakan bahwa lawan yang lebih kuat akan membantu seorang petarung berkembang lebih jauh.
“Melihat lawan-lawannya, saya rasa Usman sebaiknya pindah (ke UFC),” kata Makhachev. Ia menambahkan bahwa tantangan yang lebih besar akan memaksimalkan kemampuan petarung seperti Usman.
Masalahnya ada di uang
Meski mendukung kemungkinan itu, Makhachev menilai faktor finansial dapat menjadi penentu paling besar. Ia menyebut PFL membayar jauh lebih besar dibanding UFC, sehingga keputusan Usman tidak bisa dilihat hanya dari sisi olahraga.
“Saya tidak tahu. Anda harus mempertimbangkannya,” ujar Makhachev. Ia lalu menegaskan, “Di PFL, mereka membayar jauh lebih banyak. UFC tidak suka membayar sebanyak itu.”
Menurut Makhachev, jika Usman langsung meneken kontrak di UFC, pendapatannya berpotensi turun cukup tajam. Ia bahkan memperkirakan gaji Usman bisa hanya setengah dari yang diterimanya saat ini di PFL.
Masih ada waktu untuk menimbang langkah
Bagi Makhachev, Usman tidak harus tergesa-gesa mengambil keputusan. Ia menilai masih ada ruang bagi sang petarung untuk menuntaskan satu kontrak lagi di PFL sebelum mempertimbangkan panggung UFC.
“Jika dia menyelesaikan satu kontrak (PFL) lagi, tiga pertarungan, dia tidak akan terlambat untuk apa pun,” kata Makhachev. Pandangan itu menegaskan bahwa pintu menuju UFC tetap terbuka, tetapi waktu perpindahannya harus tepat.
Makhachev juga berharap jika UFC benar-benar ingin merekrut Usman, tawaran yang diberikan harus sepadan dengan kualitasnya. “Biarkan UFC memberinya tawaran yang tidak bisa dia tolak,” ujarnya.
Pada akhirnya, masa depan Usman Nurmagomedov tampak bertumpu pada dua pilihan besar, yakni bertahan dengan bayaran yang lebih tinggi di PFL atau mengambil tantangan baru di UFC. Selama selisih kompensasi itu belum tertutup, keputusan untuk pindah bisa saja tertunda lebih lama dari yang diperkirakan.
Source: www.viva.co.id






