Ekuador Terdesak Lawan Jerman, Die Mannschaft Tetap Incar Laju Sempurna

Ekuador memasuki laga terakhir Grup E dengan tekanan besar karena hanya kemenangan yang bisa menjaga peluang lolos tetap hidup. Situasi itu membuat pertandingan melawan Jerman menjadi partai hidup-mati bagi tim Amerika Selatan tersebut.

Di sisi lain, Jerman sudah lebih dulu memastikan langkah ke fase berikutnya sebagai juara grup. Namun tim asuhan Julian Nagelsmann diperkirakan tetap menurunkan intensitas yang tinggi demi menjaga ritme dan momentum sebelum babak gugur.

Jerman datang dengan modal paling stabil

Die Mannschaft melaju mulus lewat dua kemenangan beruntun, masing-masing atas Curaçao dan Pantai Gading. Hasil itu menempatkan Jerman di puncak klasemen Grup E dan membuat mereka tampil jauh lebih tenang dibanding lawannya.

Meski status lolos sudah aman, Nagelsmann disebut tidak ingin timnya kehilangan tempo permainan. Konsistensi dianggap tetap penting agar Jerman tetap siap saat menghadapi tantangan yang lebih berat di fase berikutnya.

Ekuador harus mengambil risiko lebih besar

Ekuador baru mengoleksi satu poin setelah kalah dari Pantai Gading dan bermain imbang tanpa gol melawan Curaçao. Kondisi itu membuat tim yang sempat dipandang sebagai kuda hitam tersebut tidak punya banyak ruang untuk bermain aman.

Julian Nagelsmann menilai Ekuador sebenarnya tampil lebih baik daripada hasil yang mereka raih. Ia juga memperkirakan lawannya akan tampil lebih agresif karena situasi klasemen memaksa mereka mencari kemenangan.

Pelatih Sebastian Beccacece tetap berusaha menjaga kepercayaan diri skuadnya. Ia menyebut Jerman sebagai salah satu kekuatan besar sepak bola dunia, tetapi peluang untuk membuat kejutan masih terbuka jika timnya mampu memanfaatkan kesempatan dengan baik.

Susunan pemain diperkirakan tetap kompetitif

Jerman diperkirakan tetap menurunkan komposisi yang kompetitif meski sudah lolos. Satu-satunya kendala berarti di kubu mereka adalah absennya Nico Schlotterbeck karena cedera pergelangan kaki.

  1. Jerman (4-2-3-1): Baumann; Anton, Tah, Rudiger, Raum; Goretzka, Stiller; Leweling, Amiri, Beier; Undav.
  2. Ekuador (3-5-2): Galindez; Ordonez, Pacho, Hincapie; Yeboah, Franco, Caicedo, Vite, Estupinan; Plata, Valencia.

Kondisi skuad Ekuador justru relatif ideal karena seluruh pemain dilaporkan fit dan siap tampil. Hal itu memberi Beccacece lebih banyak pilihan untuk merancang strategi terbaik dalam upaya mengejar hasil yang mereka butuhkan.

Pertemuan ini pun mempertemukan dua tim dengan kebutuhan yang sangat berbeda. Jerman ingin menjaga laju tanpa hambatan, sedangkan Ekuador harus mengubah tekanan menjadi dorongan untuk bertahan hidup di Grup E.

Source: www.beritasatu.com

Berita Terkait