Bayern Munchen kini membuka peluang lebih besar bagi kepergian Kim Min-jae setelah bersedia menurunkan banderol sang bek tengah ke kisaran 20 hingga 25 juta euro. Angka itu jauh di bawah permintaan awal 40 juta euro dan langsung membuat Juventus mendapat jalan yang lebih realistis dalam perburuan pemain asal Korea Selatan tersebut.
La Gazzetta dello Sport melaporkan Kim sudah memberi lampu hijau untuk pindah ke Juventus. Dengan sikap itu, pembicaraan kini bertumpu pada kesepakatan antarklub dan detail finansial yang masih harus dirampungkan di meja negosiasi.
Hambatan utama masih soal gaji
Meski harga transfer mulai turun, masalah gaji tetap menjadi penghalang utama. Kicker menyebut Kim menerima upah puluhan juta euro di Munich dan belum bersedia menerima pemotongan penghasilan di klub barunya nanti.
Situasi ini membuat Juventus harus mencari formula yang pas agar transfer tidak berhenti di tengah jalan. Usia Kim yang kini 29 tahun juga membuat klub asal Turin itu sebelumnya ragu memenuhi nilai awal yang dipasang Bayern.
Posisi Kim di Bayern ikut melemah
Perubahan sikap Bayern tidak lepas dari menurunnya posisi Kim dalam persaingan tim utama. Ia kalah bersaing dengan Jonathan Tah dan Dayot Upamecano untuk tempat utama di jantung pertahanan, sehingga manajemen mulai mempertimbangkan penjualan.
Di atas lapangan, Kim tetap memiliki modal fisik kuat dengan tinggi 190 sentimeter dan kontrak yang masih berlaku hingga 2028. Namun, ia kini lebih sering dipandang sebagai opsi cadangan di Allianz Arena.
Kim sebelumnya menanggapi situasi itu dengan tenang dalam wawancara bersama footballist.co.kr. Ia menyebut ada sisi positif dari perannya saat ini dan menegaskan bahwa kondisi yang ia jalani tetap baik-baik saja.
Ia juga mengatakan masih siap bersaing kembali untuk posisi inti. Kim menilai bermain reguler memang menjadi solusi, tetapi ia tetap puas menjalankan perannya sebagai penantang di lini belakang Die Roten.
Bayern ingin dana segar untuk belanja pemain
Dorongan agar Bayern melepas pemain juga datang dari internal klub. Direktur Olahraga Max Eberl disebut mendapat desakan dari Dewan Pengawas yang dipimpin Uli Hoeneß dan Karl-Heinz Rummenigge untuk segera menghasilkan pendapatan transfer.
Dana penjualan itu direncanakan membantu pembiayaan perekrutan baru. Dua nama yang masuk radar Bayern adalah Nathaniel Brown dengan nilai 65 juta euro dan Ismael Saibari senilai 50 juta euro.
Juventus tidak sendirian memantau situasi
Juventus memang menjadi kandidat paling serius, tetapi bukan satu-satunya klub yang melihat peluang. Jurnalis tz, Philipp Kessler, melaporkan bahwa tim pemandu bakat Manchester United juga memantau Kim untuk mengantisipasi masalah lini belakang akibat cedera punggung parah Matthijs de Ligt.
Beberapa klub asal Turki juga disebut ikut meminati bek Korea Selatan itu. Dengan banyaknya peminat, Bayern punya ruang lebih besar untuk mengamankan penjualan sesuai rencana mereka.
Jika Kim benar-benar pergi, Bayern sudah menyiapkan opsi pengganti. Yann Aurel Bisseck dari Inter Milan masuk daftar incaran, dan Gazzetta dello Sport melaporkan bek 25 tahun itu tertarik bergabung ke Munich.
Inter mematok harga Bisseck di level 40 juta euro. Pemain yang baru membantu Inter meraih gelar ganda Scudetto dan Coppa Italia itu kini masih beristirahat sebelum menentukan masa depannya.
